Asing Net Buy Rp 341,09 Miliar, Lima Saham Diborong Dipimpin BBCA
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 341,09 milair di tengah lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (7/8/2024), sebanyak 82,91 poin (1,16%) menjadi 7.212,13.
Net buy terbesar melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 164,63 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 161,11 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 112,69 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 84,92 miliar, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 22,90 miliar.
Baca Juga
Bos Mandiri Sekuritas Sebut Minat Perusahaan IPO Tertahan Sentimen Pasar
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 163,82 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 80,77 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 36,41 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 17,98 miliar, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 15,48 miliar.
Kenaiakn tersebut ditopang lompatan seluruh sektor saham, seperti saham sektor industri 1,82%, sektor material dasar 1,27%, sektor energi 1,34%, sektor transportasi 1,62%, sektor properti 1,36%, dan sektor konsumer non primer 1,01%.
Saat IHSG melesat, enam saham torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS), emiten listing hari ini, naik Rp 47 (34,81%) menjadi Rp 182. ARA juga melanda saham PT Indo Straits Tbk (PTIS) menguat 34,82% menjadi Rp 240.
Baca Juga
Semester I-2024, Wika Beton (WTON) Kantongi Kontrak Baru Rp 3,36 Triliun
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) Rp 41 (34,45%) menjadi Rp 160, PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) melesat 34,69% menjadi Rp 132, dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (JMAS). Begitu juga saham PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) melambung 25% menjadi Rp 320.
Sebaliknya saham dengan pelemahan paling dalam, yaitu saham PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS), PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI), PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE), PT Net Visi Media Tbk (NETV), dan PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW).
Grafik IHSG

