Target Kinerja dan Harga Saham Aspirasi Hidup (ACES) Dipangkas Saat Laba Naik, Kok Bisa?
JAKARTA, investortrust.id – Target kinerja keuangan dan saham PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) atau pengelola gerai Ace Hardware ini dipangkas, seiring dengan peningkatan beban operasional bersamaan dengan penurunan margin kotor.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset terbarunya memangkas turun target laba bersih tahun ini dari Rp 953 miliar menjadi Rp 866 miliar. Begitu juga dengan perkiraan pendapatan direvisi turun dari Rp 9,29 triliun menjadi Rp 8,45 triliun.
Baca Juga
Tumbuh 21%, Ace Hardware (ACES) Raih Laba Bersih Rp 365,42 Miliar
“Kami merevisi naik belanja operasional terhadap pendapatan sebanyak 50 bps tahun ini, seiring dengan peningkatan biaya profesional, iklan, gaji maupun bonus, dan peningkatan penjualan melalui e-commerce,” terangnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.
Dengan peningkatan belanja operasiona, BRI Danareksa Skeuritas, tingkat pertumbuhan laba bersih ACES diprediksi lebih rendah, dibandingkan estimasi semula. Tahun ini, laba bersih perseroan diperkirakan hanya bertumbuh 9,8%.
Baca Juga
Indosat (ISAT) Rilis Pusat Operasi Cerdas Berbasis AI, Begini Keunggulannya
Hingga semester I-2024, perseroan membukukan kenaikan laba bersih sebanyak 21% dari Rp 302 miliar menjadi Rp 365 miliar. Sedangkan pertumbuhan penjualan gerai Ace Hardware ini meningkat 14% dari Rp 3,63 triliun menjadi Rp 4,13 triliun. Perseroan juga menunjukkan peningkatan tipis gross margin dari 48,4% menjadi 48,5%.
Estimasi Kinerja Keuangan ACES
Perseroan juga berhasil membuat tiga toko baru sepanjang semester I di Sumatera dan Jawa. Alhasil total gerai yang dikelola perseroan bertambah menjadi 239 toko. Pembukaan toko ini masih sesuai dengan target tahun ini mencapai 15 toko baru.
Grafik ACES

