IHSG Melemah, Saham MBTO, MRAT, dan PTSN Justru ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabunangan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/10/2023), ditutup meelmah 22,9 poin (0,34%) menjadi 6.735,89. IHSG bergerak dalam rentan 6.692,78-6.775 denga nilai transaksi Rp 9 triliun.
Baca Juga
Laba Bukit Asam (PTBA) Susut 50,90% di Kuartal III-2023, Tersisa Jadi Segini
Pelemahan IHSG dipicu atas koreksi mayoritas sektor saham, seperti saham sektor kesehatan 2,35%, sektor konsumer primer 1,89%, sektor energi 1,76%, sektor material dasar 0,78% dan sektor keuangan 0,76%.
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor infrastruktur 3,22% setelah saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melambung Rp 730 (16,33%) menjadi Rp 5.200.
Meski IHSG melemah, ketiga saham ini torehkan lonjakan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Martina Berto Tbk (MBTO) naik Rp 36 (34,95%) menjadi Rp 139, PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) melesat Rp 92 (24,60%) menjadi Rp 466, dan PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) naik Rp 54 (25%) menjadi Rp 270.
Baca Juga
Gaya Hidup Hedonic Treadmill Picu Banyak Orang Terseret Pinjol Ilegal
Penguatan juga melanda sahamPT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik Rp 730 (16,33%) menjadi Rp 5.200 dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) naik Rp 38 (11,52%) menjadi Rp 368.
Sebaliknya penurunan terdalam melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Asuransi Maximus Garaha Persada Tbk (ASMI), PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS), PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON), PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS), PT Royal Prima Tbk (PRIM), dan PT Semacon Integrated Tbk (SEMA).

