Usai UEA, Pemerintah Ajak Investor Jepang Berinvestasi di IKN
JAKARTA, investortrust.id – Usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan UEA bulan lalu, pemerintah Indonesia kembali mengajak negara asing berinvestasi ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pemerintah sedang berupaya mengajak perusahaan dari Negeri Sakura, yakni Sojitz Corporation.
Baca Juga
Jokowi Gelar Sidang Kabinet Perdana di IKN pada 12 Agustus 2024
“Kemarin saya baru undang Sojitz (perusahaan Jepang, Sojitz Corporation). Tapi baru mau menghitung (nilai investasinya) dulu. (Sektornya apa?) Properti,” kata Basuki saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2024).
Berdasarkan catatan investortrust.id, kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Uni Emirat Arab (UEA) pada Rabu (17/7/2024) terbilang singkat. Meski demikian, kunjungan tersebut telah menghasilkan sejumlah kesepakatan kerja sama bilateral yang signifikan, baik antar pemerintah maupun antar pelaku bisnis.
Baca Juga
Istana Minta Maaf Tak Banyak yang Ikut Upacara HUT RI di IKN
Kesepakatan antara pemerintah RI dan pemerintah UEA yang dihasilkan kemudian diumumkan di hadapan Presiden Jokowi dan Presiden Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) saat keduanya bertemu bilateral di Qasr Al Watan.
Pertemuan tersebut membuahkan setidaknya delapan kesepkatan, yaitu MoU di antaranya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia dan Eagle Hills tentang peningkatan ekosistem pariwisata, MoU antara Dubai International Financial Centre Authority dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), MoU antara PT Indonesia Comnets Plus dengan Abu Dhabi Future Energy Company PJSC-Masdar tentang joint study atap tenaga surya di Indonesia.

