BCAP Kantongi Laba Bersih Rp 102,9 Miliar, Naik 63,8% pada Semester I 2024
JAKARTA, investortrust.id - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp1,52 triliun di semester I-2024, meningkat 7,3% year-on-year (yoy) dari semester I-2023.
Porsi terbesar bersumber dari pendapatan bunga dan dividen yang naik 4,2% yoy dari Rp 912,8 miliar menjadi Rp 951,1 miliar pada semester 1- 2024. Diikuti oleh pendapatan premi bersih sebesar Rp 225,1 miliar, pendapatan digital Rp 176,1 miliar.
Sementara pendapatan pasar modal sebesar Rp 124,8 miliar, pendapatan pembiayaan syariah Rp 16,5 miliar, dan pendapatan operasional lainnya Rp 31,5 miliar.
Manajemen BCAp menyampaikan, lonjakan 50,6% yoy tercatat pada pendapatan premi bersih BCAP yang naik dari Rp 149,5 miliar pada semester 1-2023 menjadi Rp 225,1 miliar pada semester 1-2024.
Baca Juga
Gandeng Sinotruk, MNC Kapital (BCAP) Lepas 40% Saham MNC Leasing
Sementara laba bersih BCAP tumbuh 63,8% yoy hingga Rp 102,9 miliar pada semester pertama tahun ini, dibandingkan Rp 62,8 miliar pada semester 1-2023. Total laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 91,8 miliar pada akhir Juni 2024.
Kontributor utama pendapatan BCAP pada semester 1-2024 berasal dari MNC Bank sebesar 47,3% dari total pendapatan konsolidasi, diikuti oleh MNC Life 12,3%, MNC Insurance 9,3%, MNC Finance 8,5%, MNC Sekuritas 7,4%, MNC Leasing 5,6%, FM Digital Solution 1,2%, MNC Teknologi Nusantara 1,1%, MNC Asset Management 0,4%, dan lain-lain 7,0%.
‘’Jika dibandingkan dengan laporan posisi keuangan pada 31 Desember 2023, BCAP mencatat pertumbuhan jumlah aset konsolidasi menjadi Rp 26,0 triliun, jumlah liabilitas konsolidasi meningkat jadi Rp19,0 triliun, dan jumlah ekuitas konsolidasi menyentuh Rp 7,0 triliun per 30 Juni 2024,’’ ulas Manajemen BCAP dalam keterangan tertulis, Jumat (2/8/2024).
Baca Juga
Telkom Infrastruktur Resmi Kelola Operasional Jaringan Konektivitas TelkomGroup
Disampaikan juga bahwa pada bulan Juli 2024, PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT), selaku pemegang saham pengendali, gencar melakukan pembelian saham untuk menambah porsi kepemilikan di BCAP.
Hingga 31 Juli 2024, BHIT telah mengantongi tambahan 225,4 juta saham, setara 0,53%. Dengan demikian, total saham BCAP yang dimiliki BHIT meningkat menjadi 55,06% pada akhir Juli 2024.
Manajeman BCAP menyebut BHIT membeli saham BCAP dikarenakan berbagai inisiatif MNC Kapital untuk memperkuat ekosistem layanan keuangannya. Baru-baru ini MNC Bank telah ditunjuk menjadi Bank RDN. ‘’Hal ini akan menjadi game changer, mempererat sinergi antara MNC Bank dan MNC Sekuritas yang akan merubah lanskap pengguna dalam mengelola keuangannya,’’ pungkasnya.
Grafik Harga Saham BCAP secara Ytd:

