IHSG Cenderung Konsolidasi, tapi Saham MTEL dan KLBF Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (1/8/2024), diproyeksikan bergerak konsolidasi dengan perkiraan pergerakan jangka pendek level 7.207-7.354. Meski demikian peluang penguatan tetap terbuka.
BRI Sekuritas dalam riset yang dipublikasikan di Jakarta, hari ini, menyebutkan potensi penguatan indeks menuju 7.374 tetap terbuka. Namun pemodal disarankan untuk tetap waspada terhadap koreksi lebih dalam, jika level 7.213 ditembus.
Baca Juga
BRI Danareksa Sekuritas juga menjagokan saham MTEL hari ini direkomendasikan beli dengan target harga Rp 725-755. Saham KLBF juga direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.670-1.735. Sebaliknya saham IMAS dan WIIM direkomendasikan jual.
Penguatan indeks juga akan dipengaruhi lompatan bursa saham Wall Street, khususnya indeks teknologi Nasdaq terbang 2,64% disusul indeks S&P500 melesat 1,58%. Begitu juga dengan Dow Jones menguat 0,24%.
Baca Juga
Powell Indikasikan Pemangkasan Suku Bunga September, Ini Syaratnya
IHSG kemarin ditutup menguat mencapai 13,9 poin (0,19%) menjadi 7.255,76 dengan nilai transaksi Rp 9,21 triliun. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 2,11 triliun. Net buy tersebut ditopang adanya crossing saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) senilai Rp 2,12 triliun melalui pasar negosiasi.
Kenaikan IHSG kemarin didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor industri 1,57%, sekot kesehatan 0,94%, sektor material dasar 0,72%, sektor properti 0,64%, sektor konsumer primer 0,40%, dan sektor keuangan 0,20%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi, sektor konsumer non primer, dan sektor energi.
Grafik IHSG

