IHSG Jelang Akhir Pekan Melesat 47 Poin, Dua Saham Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/7/2024), ditutup melesat 47,89 poin (0,66%) menjadi 7.288,17. Pergerakan indeks dalam rentang 7.240-7298 dengan nilai transaksi Rp 7,27 triliun.
Kenaikan indeks ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi 1,31%, sektor transportasi 1,07%, sektor industri 0,91%, sektor konsumer primer 0,65%, dan sektor keuangan 0,52%. Adapun sektor teknologi dan kesehatan melemah.
Baca Juga
Di tengah penguatan indeks, dua saham ini catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) naik Rp 54 (25%) menjadi Rp 270 dan PT Charnic Capital Tbk (NICK) menguat Rp 78 (24,84%) menjadi Rp 392.
Penguatan juga melanda sahamPT Dyandra Media International Tbk (DYAN) naik Rp 20 (22,73%) menjadi Rp 108, PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik Rp 44 (15,50%) menjadi Rp 326, dan PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) naik Rp 25 (14,45%) menjadi Rp 198.
Sebaliknya tiga saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) sebanyak 24,37% menjadi Rp 90, PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) turun 23,48% menjadi Rp 176, PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) melemah 19,30% menjadi Rp 690, PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) anjlok 17,97% menjadi Rp 210, dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) turun 15,26% menjadi Rp 200.
Baca Juga
Tiga Sekuritas Ini Revisi Naik Target Saham Sido Muncul (SIDO), Apa Pemicunya?
IHSG kemarin ditutup melemah 22,48 poin (0,31%) menjadi 7.240,28. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 398,30 miliar, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 666,93 miliar, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) Rp 300,83 miliar, dan PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 33,84 miliar.
Koreksi tersebut dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, sektor saham material dasar 1,70%, sektor transportasi 1,72%, sektor properti 1,64%, sektor industri 1,08%, dan sektor energi 0,95%. Satu-satunya sektor saham yang menguat adalah kesehatan mencapai 0,54%.
Grafik IHSG

