IHSG Sesi I Melesat 32 Poin, Tiga Saham Dipimpin SOTS Cuan Besar
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (26/7/2024), ditutup menguat 32,44 poin (0,51%) menjadi 7.277. Pergerakan indeks sepanjang sesi di zona hijau dalam rentang 7.240,41-7.291,06 dengan nilai transaksi Rp 3,54 triliun.
Penguatan tersebut ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor konsumer primer 1,04%, sektor energi 0,97%, sektor material dasar 0,59%, sektor industri 0,53%, dan sektor keuangan 0,24%. Sebaliknya penurunan landa saham sektor teknologi dan kesehatan.
Baca Juga
Laba Melesat hingga Saham Sentuh Level Tertinggi, Analis Rekomendasikan Beli BCA (BBCA)
Adapun tiga saham dengan penguatan paling pesat awal transaksi, yaitu saham PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 54 (25%) menjadi Rp 270. Kenaikan juga melanda saham PT PP Presisi Tbk (PPRE) Rp 11 (16,18%) menjadi Rp 79 dan PT MNC Land Tbk (KPIG) naik Rp 16 (16%) menjadi Rp 116.
Sebaliknya tiga saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) sebanyak 18,49% menjadi Rp 97, PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) anjlok 14,06% menjadi Rp 220, dan PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) melemah 12,82% menjadi Rp 102.
Baca Juga
Raup Laba Rp 29,9 Triliun, Saham BRI (BBRI) Dipertahankan Beli Dua Sekuritas Ini
IHSG kemarin ditutup melemah 22,48 poin (0,31%) menjadi 7.240,28. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 398,30 miliar, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 666,93 miliar, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) Rp 300,83 miliar, dan PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 33,84 miliar.
Koreksi tersebut dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, sektor saham material dasar 1,70%, sektor transportasi 1,72%, sektor properti 1,64%, sektor industri 1,08%, dan sektor energi 0,95%. Satu-satunya sektor saham yang menguat adalah kesehatan mencapai 0,54%.
Grafik IHSG

