IHSG Dibuka Anjlok, Saham FUJI, SKBM, dan HELI Lawan Arus
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/7/2024), dibuka melemah. Koreksinya telah mencapai 45 poin (0,61%) menjadi 7.216 hingga pukul 09.10 WIB.
Koreksi tersebut dipicu atas pelemahan seluruh sektor saham, seperti sektor konsumer non primer, material dasar, keuangan, konsumer primer, dan transportasi. Pelemahan juga melanda saham sektor infrastruktur dan teknologi.
Baca Juga
Laba Melesat, Sekuritas Ini Revisi Naik Target Saham BCA (BBCA)
Meski IHSG melemah, beberapa saham ini melesat, seperti saham PT Fuji Finance Indonesia tbk (FUJI) naik Rp 58 (30,53%) menjadi Rp 248, PT Sekar Bumi melesat hingga auto reject atas (ARA) Rp 56 (24,78%) menjadi Rp 282, dan PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) melesat Rp 36 (17,14%) menjadi Rp 246.
Sebaliknya pelemahan dalam melanda sejumlah sektor saham berikut, yaitu saham PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX), dan PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA).
IHSG kemarin ditutup anjlok 51,1 poin (0,70%) menjadi 7.262,76. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 368,77 miliar yang melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 287,40 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 179,92 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 106,46 miliar.
Baca Juga
Pelemahan IHSG kemarin dipicu atas pelemahan sebagian besar sektor saham, seperti sektor infrastruktur, sektor teknologi, sektor energi, material dasar, dan konsumer non primer. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor industri, sektor transprotasi, dan sektor konsumer primer.
Saat IHSG terpuruk, lima saham ini torehkan lompatan haga, yaitu PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) menguat hingga auto reject atas (ARA) Rp 54 (34,62%) menjadi Rp 210. Penguatan ARA ini atas saham ini sudah hari kedua.

