Kamala Harris Dikabarkan Bakal Tampil di Konferensi Bitcoin, akankah Sepanggung dengan Trump?
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Presiden dan kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Kamala Harris dikabarkan sedang berunding untuk hadir di Konferensi Bitcoin akhir pekan ini di Nashville, Tennessee. Sementara dalam konferensi akbar tersebut, mantan presiden Donald Trump dan kandidat Robert F. Kennedy Jr. sudah siap berpidato.
Sebuah postingan di X dari Bitcoin Magazine mengatakan bahwa calon presiden dari Partai Demokrat tersebut sedang berunding dengan CEO konferensi Bitcoin David Bailey. "Mereka sedang mengambil keputusan hari ini," tulis postingan tersebut.
Melansir dari The Daily Wire pada Rabu (24/7/2024), jika Harris menghadiri acara yang diperkirakan akan dihadiri lebih dari 20.000 orang tersebut, maka ini akan menjadi momen pertama kalinya dia dan Trump berada di tempat yang sama sejak wakil presiden tersebut mengambil alih nominasi dari Presiden Joe Biden.
Trump telah berulang kali memberi isyarat bahwa ia akan bersikap ramah terhadap industri kripto jika ia terpilih kembali pada November 2024 mendatang.
Baca Juga
Elon Musk Dikabarkan Hadiri Konferensi Bitcoin 2024, Ini Dampaknya Bagi Harga Bitcoin
Mantan presiden tersebut mulai menerima sumbangan kampanye dalam mata uang kripto awal tahun ini dan telah berjanji untuk menjadi "presiden kripto" pertama di negara tersebut. Beberapa penggemar Bitcoin percaya bahwa Trump akan membuat cadangan strategis Bitcoin di AS jika ia kembali menjabat.
Sebelumnya pada Selasa (23/7/2024), dilaporkan bahwa Harris telah menghubungi miliarder Mark Cuban dengan beberapa pertanyaan tentang mata uang kripto saat ia bersiap menghadapi Trump.
"Saya mendapat banyak pertanyaan dari kubunya tentang kripto. Jadi saya menganggapnya sebagai pertanda baik," kata Cuban.
Cuban baru-baru ini menegaskan bahwa sejumlah CEO Silicon Valley yang berbeda mendukung Trump dalam pemilihan presiden karena dukungannya terhadap Bitcoin dan industri mata uang kripto.
Baca Juga
Donald Trump Bakal Gelar Penggalangan Dana US$ 15 Juta di Konferensi Bitcoin 2024
Beberapa perusahaan mata uang kripto telah menyiapkan lebih dari US$ 160 juta yang akan mereka gunakan untuk mendukung kandidat pejabat publik yang akan mendukung industri tersebut. Para ahli percaya bahwa uang tersebut kemungkinan akan digunakan untuk mendukung kandidat Partai Republik.
“Kemungkinan besar masalah kripto akan mempengaruhi dan bahkan dapat mengubah hasil Pemilu. Itu karena banyak pendukung kripto yang berbasis di AS menempatkan kripto sebagai masalah utama bagi mereka dan muak dengan pendekatan yang mengejar pelaku yang baik di bidang tersebut," jelas Edward Wilson dari Nansen, perusahaan blockchain.
Berita itu muncul saat pasar mata uang kripto yang lebih luas telah menikmati penerimaan politik yang meningkat dan pertumbuhan yang drastis tahun ini. Selain itu usai lonjakan harga yang drastis, tidak hanya untuk Bitcoin, tetapi juga untuk token kripto secara keseluruhan, mulai dari token kontrak pintar seperti Ethereum hingga memecoin.

