Melesat 11,76%, GOTO Bangkit Tinggal Level 'Gocap'
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya bangkit dan melesat pada perdagangan saham intraday sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/7/2024). Level intraday ini tercatat yang tertinggi sejak 11 Juni 2024.
Berdasarkan data BEI, saham GOTO awalnya dibuka stagnan level Rp 51. Namun dalam beberapa menit usai pembukaan, saham emiten teknologi terbesar di Indonesia ini terus menguat hingga mencapai level tertinggi intraday Rp 57. Hingga pukul 10.50 WIB, saham GOTO menguat Rp 6 (11,76%) menjadi Rp 57.
Baca Juga
Sekuritas Ini Pasang Target Kenaikan Harga Saham GOTO hingga 60%, Berikut Analisanya
Tak hanya catatkan lompatan harga, GOTO tercatat sebagai saham dengan volume perdagangan terbesar sesi I di BEI dengan volume lebih dari 5,71 miliar saham dengan nilai transaksi telah lebih dari Rp 310 miliar.
Pembalikan harga saham GOTO juga berimbas terhadap penguatan harga saham PT Bank Jago Tbk (ARTO). Berdasarkan data BEI, saham ARTO ikut melesat mencapai Rp 150 (6,28%) menjadi Rp 2.540 pada perdagangan intraday hari ini.
Sepanjng kuartal I-2024, yaitu nilai transaksi bruto (GTV) naik sebesar 20% year on year (YoY). Meski demikian EBITDA grup yang disesuaikan masih negatif -Rp 102 miliar pada kuartal itu.
Baca Juga
GOTO mencatatkan penurunan drastis atas rugi bersih atribusi entitas induk sebanyak 78% menjadi Rp 861,91 miliar pada kuartal I-2023. Begitu juga dengan pendapatan melesat 22% dari Rp 3,33 triliun menjadi Rp 4,08 triliun.
Pertumbuhan paling pesat ditunjukkan lini bisnis On-Demand Services (ODS), Gojek, dengan kenaikan pendapatan bruto 12% yoy menjadi Rp 3,3 triliun, didorong layanan nilai tambah. Dengan demikian, EBITDA disesuaikan Gojek positif selama dua kuartal berturut-turut menjadi Rp 166 miliar pada kuartal I.
Grafik Saham GOTO

