Bitcoin Berpotensi Jadi Cadangan Aset Strategis Jika Donald Trump Terpilih Sebagai Presiden AS
JAKARTA, investortrust.id - Manajer Aset Bryan Courchesne mengungkapkan, Bitcoin berpotensi besar menjadi aset cadangan strategis pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Donald Trump mendatang. Hal itu mungkin saja terjadi jika Donald Trump kembali menjadi Presiden AS.
Melansir Cointelegraph, Selasa (23/7/2024), adopsi Bitcoin sebagai aset cadangan sepertinya akan sulit, tetapi bukan hal yang tidak mungkin. Ia mencontohkan, kepemilikan besar Departemen Kehakiman sebesar 200.000 BTC menjadikan pemerintah AS sebagai pemegang terbesar setelah penciptanya yang menggunakan nama samaran Satoshi Nakamoto.
Menurutnya, Departemen Kehakiman dapat dengan mudah mentransfer Bitcoin kepada Departemen Keuangan AS. Membuka jalan bagi departemen keuangan untuk mulai mengakumulasi dan menyimpan aset langka tersebut dalam jangka waktu panjang.
Baca Juga
Apa Perbedaan Karakteristik Mata Uang Fiat dan Bitcoin? Ini Jawabannya
Spekulasi bahwa Bitcoin berpotensi menjadi aset cadangan global atau aset strategis Departemen Keuangan AS, menyusul dukungan dari Donald Trump terhadap industri aset digital di tengah meningkatnya utang dunia dan inflasi moneter.
Seseorang telah membayangkan skenario di mana inflasi meluas dan ketidakstabilan geopolitik mendorong populasi global beralih ke Bitcoin sebagai tempat lindung untuk menyimpan tabungan dan asetnya. Di mana hal itu secara organik mendorong Bitcoin ke status aset cadangan global.
Baca Juga
Di lain sisi, pendiri BlockTower Capital Ari Paul yakin bahwa peluang Bitcoin menjadi aset cadangan strategis AS dalam empat tahun ke depan adalah 10 banding 1. Pengusaha itu menjelaskan bahwa cadangan strategis AS, kumpulan aset yang disimpan tersebut dapat digunakan jika terjadi keadaan darurat nasional.

