Adhi Karya (ADHI) Catat Lompatan Laba 203% Menjadi Rp 222,63 Miliar Tahun 2023
JAKARTA, investortrust.id – Emiten konstruksi pelat merah, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mencatat lompatan laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 203,277% secara year on year (yoy), menjadi Rp 222,63 miliar pada tahun buku 2023.
Pada tahun buku 2022, ADHI hanya mencatat laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 73,41 miliar.
Baca Juga
Tumbuh 10,61%, Adhi Commuter (ACDP) Bukukan Laba Rp 116,16 Miliar Tahun 2023
Berdasarkan laporan keuangan audited yang dirilis Perseroan, Kamis (8/3/2024) disebutkan, lompatan laba bersih ADHI, sejalan dengan kenaikan pendapatan usaha sebesar 48,14% menjadi Rp 20,07 triliun pada tahun 2023. Bandingkan dengan pendapatan tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp 13,53 triliun.
Seiring kenaikan pendapatan, Perseroan mencatat kenaikan beban pokok pendapatan menjadi sebesar Rp 17,75 triliun tahun 2023 dari Rp 11,75 triliun pada tahun 2022. Alhasil laba kotor mengalami pertumbuhan sebesar 29,28% menjadi Rp 2,32 triliun pada tahun 2023.
Setelah memperhitungkan beban penjualan, beban umum dan administrasi, Perseroan mencatat laba usaha sebesar Rp 1,44 triliun pada 2023, dari tahun sebelumnya Rp 1,06 triliun tahun 2022.
Baca Juga
Berdamai dengan Kreditur, PT Adhi Persada Properti Lolos PKPU
Sedangkan EBITDA Perseroan tercatat sebesar Rp 316,10 miliar tahun 2023, tumbuh 72,67% yoy dari Rp 183,29 miliar tahun 2022.
Pencapaian laba bersih tahun 2023 membuat laba per saham dasar ADHI naik menjadi Rp 25,46 pada tahun 2023 dari angka Rp 18,59 pada tahun buku 2022.
Dari sisi neraca ADHI memiliki total asset sebesar Rp 40,49 triliun per 31 Desember 2023, naik dari Rp 39,98 triliun tahun buku 2022.
Sedangkan posisi liabilitas naik tipis menjadi Rp 31,27 triliun per 31 Desember 2023 dari posisi Rp 31,16 triliun pada 31 Desember 2022. Kemudian jumlah ekuitas naik menjadi Rp 9,21 triliun dari Rp 8,23 triliun tahun 2022.

