Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, TLKM, BMRI, CMRY, ASSA, dan ARTO
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melemah terbatas, dengan diperkirakan bergerak di range 7.175-7.260 pada perdagangan hari ini. Tim Riset InvestasiKu merekomendasi sejumlah saham layak dicermati investor, yakni TLKM, BMRI, CMRY, ASSA, dan ARTO.
“IHSG ditutup konsolidasi melemah 0,07% ke level 7.224, hal ini disebabkan pelaku pasar yang masih mencerna komentar Bank Indonesia pada RDG (Rapat Dewan Gubernur BI) kemarin. Hasil RDG Juli sesuai dengan perkiraan, di mana suku bunga tetap di level 6,25%,” kata analis Cheril Tanuwijaya membeberkan hasil analisis Tim Riset InvestasiKu, Jakarta, Kamis (18/7/2024).
| Rekomendasi saham pada perdagangan hari ini, 18 Juli 2024, dan indeks harga saham sejumlah bursa utama dunia kemarin waktu setempat. Sumber: InvestasiKu. |
Baca Juga
Harga Emas Antam Cetak Rekor Baru, Tembus Rp 1.427.000 per Gram Kamis Pagi
Gubernur BI menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap solid, didukung oleh permintaan domestik. BI juga melihat peluang pemangkasan suku bunga The Fed bisa lebih cepat dari perkiraan awal, namun untuk BI Rate akan terlebih dahulu mempertimbangkan berbagai kondisi eksternal, seperti suku bunga global dan perkembangan dolar Amerika Serikat. Meski demikian, BI membuka peluang pemangkasan suku bunga di kuartal IV-2024, setelah The Fed memangkas suku bunga acuannya.
"Investor asing juga terlihat masih mencerna hasil RDG BI Juli. Pada perdagangan 17 Juli 2024, net sell di seluruh pasar saham terjadi sebesar Rp 86 miliar. Dengan sentimen BI dan global, kami melihat peluang penguatan pada sektor properti dan infrastruktur di hari ini,” ujar Head of Research Mega Capital Sekuritas ini.
Baca Juga
Prospek Ekonomi dan Suku Bunga Jadi Fokus, Imbal Hasil US Treasury Turun Tipis
Sentimen Global, Terjadi Rotasi
Sementara itu, bursa saham global tercatat melemah kemarin waktu setempat. Di Nasdaq tercatat terjadi 'sell off' terbesar sejak 2022.
"Di tengah pergerakan bursa saham global yang cenderung melemah kemarin, indeks Dow Jones AS justru kembali mencetak rekor tertinggi hingga mencapai level 41.000. Namun, hal sebaliknya, indeks teknologi Nasdaq mencatatkan koreksi 2,77% hingga menjadi kinerja harian terburuk sejak akhir 2022,"
Fenomena di Nasdaq ini menimbulkan pandangan pasar bahwa tengah terjadi rotasi dari rally saham terkait kecerdasan buatan, ke saham yang sensitif suku bunga seiring meningkatnya potensi pemangkasan suku bunga The Fed lebih cepat dari perkiraan. Presiden Biden juga mempertimbangkan memperketat aturan perdagangan bagi perusahaan teknologi Amerika Serikat yang membuka akses teknologi ke perusahaan Tiongkok, sehingga pasar melihat potensi memanasnya konflik perang dagang.
Di Eropa, mayoritas indeks utama melemah, yang juga didorong oleh pelemahan saham teknologi. Rilis data inflasi wilayah Euro melemah ke 2,5% year on year pada periode Juni (vs Mei 2,6% yoy). Hari ini, lanjut Cheril, pasar akan menanti keputusan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) yang diperkirakan masih ditahan di level 4,25% dan Inggris akan merilis data pengangguran yang diperkirakan stabil di level 4,40%.
(Disclaimer on)

