Tersengat Adopsi AI, Saham GOTO Tinggalkan Level ‘Gocap’
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya tinggalkan level “gocap” setelah berhasil menguat ke level Rp 51. Level tersebut menjadi level tertinggi baru saham ini dalam satu bulan terakhir.
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), saham GOTO ditutup menguat 2% menjadi Rp 51, bahkan saham ini sempat cetak harga tertinggi intraday dalam sebulan terakhir Rp 52.
Saham GOTO juga tercatat sebagai saham dengan volume transaksi terbanyak hari ini mencapai 9,19 miliar saham dengan nilai Rp 467,36 miliar. Volume dan nilai transaksi tersebut tercatat dalam sebulan terakhir.
Baca Juga
Perbaikan Kinerja GOTO Semester I Diprediksi Berlanjut, Bagaimana dengan Target Sahamnya?
Lompatan harga saham tersebut bersamaan dengan implementasi Artificial Intelligence (AI) yang menjadi program jangka panjang pengembangan perseroan. Implementasi AI perdana GOTO dengan meluncurkan asisten suara berbahasa Indonesia yang diberi nama Dira untuk aplikasi GoPay.
Manajemen GOTO dalam penjelasan resminya menyebutkan bahwa strategi GoTo dalam penerapan AI fokus dalam tiga hal, yaitu peningkatan pengalaman pengguna yang lebih mudah dan nyaman, kedua memperkuat keamanan di seluruh platform GoTo, serta ketiga memperkuat kapabilitas tim GoTo dalam pengembangan dan aplikasi teknologi AI.
Penguatan saham GOTO setelah peluncuran AI ternyata juga melanda sejumlah emiten lainnya. Di antaranya, saham PT Indosat Tbk (ISAT) semapt melambung hingga ke level Rp12.000 setelah pengumuman pemanfaatan AI. Di Wall Street, saham NVIDIA terus melesat hingga lebih dari 163% year to date (ytd) didukung tingginya permintaan chip untuk menopang aplikasi AI yang makin canggih.
Lalu, apakah penguatan harga saham GOTO ini bakal berlanjut? Berdasarkan konsensus Bloomberg, rata-rata target harga saham GOTO berada di level Rp 85. Sejumlah sekuritas asing, seperti DBS menargetkan saham GOTO ke Rp 89, Maybank pasang target Rp 95, dan Citi tetapkan target GOTO level Rp 95.
Baca Juga
Perbaikan Kinerja GOTO Semester I Diprediksi Berlanjut, Bagaimana dengan Target Sahamnya?
Begitu juga dengan CLSA mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 72 per saham. Sedangkan JP Morgan menyebutkan bahwa saham GOTO di level Rp 50 per menjadi menarik untuk dilirik, karena masih terbuka potensi penguatan ke Rp 75 saham.
Sementara itu, Analis Sucor Sekuritas Paulus Jimmy dalam riset terakhirnya menyebutkan, realisasi kinerja keuangan GOTO secara konsolidasi sepanjang kuartal I-2024 sudah sesuai dengan performa.
Hal ini mendorong Sucor Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi hold saham GOTO dengan target harga Rp 71. Target tersebut juga mempertimbangkan keinginan kuat manajemen GOTO untuk mempercepat investasi pada segmen ODS.
Grafik Saham GOTO

