Net Sell Berlanjut Rp 529,55 Miliar, Asing Lepas Lima Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 529,55 miliar, seiring dengan berlanjutnya penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/7/2024), anjlok sebanyak 54,57 poin (0,75%) menjadi 7.224,29.
Net sell terbanyak melanda lima saham ini, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 248,10 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 154,08 miliar, PT Ban Central Asia Tbk (BBCA) Rp 85,93 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 67,63 miliar, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 23,04 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya lima saham ini catatkan pembelian bersih (net buy) oleh pemodal asing, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 53,38 miliar, PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 48,44 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 44,97 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 28,97 miliar, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 17,71 miliar.
Terkait koreksi IHSG hari ini dipicu atas penurunan saham-saham kapitalisasi pasar besar, seperti saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terjungkal 6,08% menjadi Rp 8.500, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1% menjadi Rp 9.950, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 3,02% menjadi Rp 11.225, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 1,87% menjadi Rp 4.730.
Secara sektoral, pelemahan indeks ditekan penurunan saham sektor infrastruktur, sektor keuangan, konsumer non primer, sektor properti, adn sektor industri. Sebaliknya saham sektor konsumer primer, teknologi, dan material dasar naik.
Meski IHSG terjungkal, sejumlah saham ini catatkan penguatan pesat, seperti saham PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) naik Rp 15 (24,19%) menjadi Rp 77, PT Mega Perintis Tbk (ZONE) naik Rp 235 (23,38%) menjadi Rp 1.240, PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) naik Rp 17 (20,48%) menjadi Rp 100, PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) melesat Rp 28 (13,46%) menjadi Rp 236, dan PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) menguat Rp 11 (13,25%) menjadi Rp 94.
Baca Juga
Sebaliknya penurunan paling pesat melanda saham PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO), PT Eratex Djaja Tbk (ERTX), PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB), PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE), dan PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL).

