Dua Saham Ini Layak Dilirik, Meksi Investor Waspadai Koreksi IHSG
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/7/2024), diproyeksikan konsolidasi dan bergerak menuju area resisten dalam jangka pendek. Pemodal disarankan untuk mewaspadai penurunan lebih lanjut, apabila IHSG turun di bawah support 7.213.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa secara teknikal IHSDG mulai mendekati area resiste 7.308-7.374 dan mulai rawak koreksi. Peluang koreksi diindikasikan penurunan indeks pada perdagangan kemarin.
Baca Juga
Meski demikian, BRI Danareksa Sekuritas menilai tetap saja ada saham yang layak dilirik. Di antaranya, saham SMSM direkomendasikan beli dengan target harga Rp 2.080-2.200 dan UNTR direkomendasikan beli dengan target harga Rp 24.400-25.000.
Pergerakan indeks juga akan didukung berlanjutnya penguatan bursa saham Wall Street setelah Dow Jones naik 0,53%. Penguatan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 0,28% dan Nasdaq menguat 0,40%.
IHSG kemarin ditutup melemah 48,72 poin (0,66%) menjadi 7.278,86. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net Buy) saham senilai Rp 117,85 miliar. Net buy tersebut ditopang adanya crossing saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) dan PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) dari pemodal lokal ke investor asing.
Baca Juga
OJK: Proses Merger Bank MNC dan Bank Nobu Masih Tetap Berlanjut
Pelemahan IHSG dipicu atas penurunan sebagian besar sektor saham, seperti sektor material dasar, sektor kesehatan, sektor keuangan, sektorn konsumer primer, sektor industri, dan sektor kesehatan. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor konsumer, konsumer non primer, dan teknologi.
Meski IHSG terjungkal, tiga saham ini justru ditutup melesat sampai auto reject atas (ARA) saham PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) menguat Rp 21 (33,87%) menjadi Rp 83, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) naik Rp 380 (24,44%) menjadi Rp 1.935, dan PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) naik Rp 58 (24,58%) menjadi Rp 294.
Grafik IHSG

