Trump Selamat dari Insiden Penembakan Saat Kampanye, Pasar Kripto Bereaksi
JAKARTA, investortrust.id - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) yang kembali mengajukan diri menjadi presiden AS Donald Trump menjadi sasaran penembakan pada rapat umum kampanye di Butler, Pennsylvania, Sabtu (13/7) waktu setempat.
Insiden itu terjadi tak lama setelah Trump mulai berbicara, sehingga memicu tindakan keamanan segera. Pasar kripto melihat pergerakan signifikan setelah berita tersebut.
Beberapa tembakan terdengar di acara luar ruangan tersebut, menyebabkan petugas keamanan Trump segera mengepungnya. Petugas bersenjata mengambil posisi bertahan di depan panggung ketika Trump merunduk di bawah podium. Dinas Rahasia AS kemudian mengantar Trump ke kendaraan yang sudah menunggu.
Saat dia dikeluarkan dari tempat kejadian, Trump berulang kali mengepal tangannya ke atas dan berteriak, menandakan dia tidak terluka. Namun, gambar yang kemudian muncul di media sosial menunjukkan Trump dengan darah di telinga kanan dan sisi kanan wajahnya. CNN melaporkan bahwa Trump menderita luka-luka, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai sifat atau tingkat keparahannya.
Baca Juga
Setelah insiden tersebut, pasar kripto mengalami aksi harga yang signifikan. Mengutip Crypto Briefing, Minggu (14/7/2024) Solana memecoin TRUMP (MAGA) melonjak nilainya sebesar 42% dalam beberapa menit setelah berita tersebut diumumkan. Bitcoin juga naik, melewati angka US$ 59.000. Reaksi pasar ini menyoroti meningkatnya persinggungan antara peristiwa politik dan ekonomi dan pergerakan harga kripto.
Penembakan itu terjadi di tengah dukungan Trump baru-baru ini terhadap kripto sebagai bagian dari kampanye kepresidenannya pada tahun 2024, dengan perusahaan dan tokoh kripto besar menjanjikan dukungannya.
Namun yang perlu diperhatikan, tidak semua orang di dunia kripto mendukung Trump. Arthur Hayes, salah satu pendiri BitMEX, baru-baru ini menerbitkan kritik terhadap Trump yang dinilainya menjadi calo terhadap kripto, menyamakan ketidakpercayaannya dengan komentar Malcolm X pada pemilihan presiden AS tahun 1964 dan bagaimana politisi hanya mendukung isu dan topik berdasarkan peluang mereka untuk mendapatkan suara.
Baca Juga
Dukung Kripto, Donald Trump akan Berpidato di Konferensi Bitcoin 2024 pada 27 Juli
“Saya, seperti Malcolm pada tahun 1964, meragukan ketulusan Trump. Dia peduli untuk terpilih dan akan mengatakan apapun untuk mendapatkan suara Anda. Jika Biden dan Partai Demokrat pro kripto, Trump akan anti kripto. Itu hanya politik yang bagus,” kata Hayes.
Trump telah berjanji untuk meringankan peraturan kripto jika terpilih kembali dan Komite Nasional Partai Republik telah mengadopsi platform pro kripto. Awal bulan ini, mantan Presiden Donald Trump mengkonfirmasi partisipasinya sebagai pembicara pada konferensi Bitcoin di Nashville, menekankan dukungannya terhadap industri kripto.
Insiden ini selanjutnya dapat menggalang dukungan di kalangan pemilih penggemar kripto, sekaligus meningkatkan kekhawatiran tentang keamanan di acara-acara politik di musim pemilu yang semakin terpolarisasi.

