IHSG Dibuka Melemah, Sektor Infrastruktur dan Teknologi Paling Melorot
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,30% ke level 7.133 pada Sesi I perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) awal pekan ini, Senin, (11/12/2023).
Hampir semua indeks sektoral mengalami pelemahan diantaranya, indeks infrastruktur melemah 1,56%, disusul indeks teknologi melemah 1,40%, lalu indeks consumer non-cyclical melemah 0,14%, kemudian indeks cyclical melemah 0,30%. Sedangkan indeks healthcare melemah 0,25%.
Indeks financial terpantau relatif stagnan cenderung melemah, sedangkan indeks energi cenderung menguat, basic material juga cenderung menguat.
Di tengah penurunan IHSG tercatat sejumlah saham mengalami penguatan, diantaranya ARTO menguat 2,20%, kemudian CHIP menguat 3,77%, kemudian saham ASDM naik 6,19% dan saham ERTX 17,21%.
Sedangkan pada jajaran saham yang mengalami penurunan tajam tampak pada saham INKP -1,84%, kemudian saham TGKA -2,26%, saham MCOAL -2,30%, kemudian saham TKIM turun -1,48% dan saham NFCX anjlok -1,80%.
Baca Juga
Harga Emas Antam Parkir di Rp 1.107.000 per Gram, Cek Harga Termurahnya
Sebagai catatan sepanjang pekan lalu, IHSG bergerak di zona hijau, menguat mengalami kenaikan sebesar 1,42% ke posisi 7.159,598 dari 7.059,195 pada penutupan pekan lalu.
Kenaikan IHSG mendorong kapitalisasi pasar bursa, meningkat sebesar 3,13% menjadi Rp 11.473,59 triliun hingga penutupan perdagang hari terakhir pekan ini.
Baca Juga
Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian saham selama sepekan meningkat 2,89% menjadi Rp 14,12 triliun dari Rp 13,72 triliun pada sepekan yang lalu.
Pj.S. Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Nurahmadi Primadi mengatakan, peningkatan tertinggi indikator perdagangan terjadi pada rata-rata volume transaksi harian saham yang naik sebesar 41,50% selama sepekan menjadi 33,14 miliar lembar saham dari 23,42 miliar lembar saham pada pekan lalu.
‘’Peningkatan sebesar 12,56% terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian saham selama sepekan menjadi 1.394.975 kali transaksi dari 1.239.339 kali transaksi pada pekan lalu,’’ imbuh Kautsar dalam review mingguan BEI, Jumat malam (8/12/2023).
Adapun aktivitas investor asing, pada penutupan perdagangan Jumat kemarin, mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 233,45 miliar dan sepanjang tahun 2023 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 14,72 triliun.

