Miliaran Saham GOTO Ludes hanya 15 Menit Usai BEI Dibuka, Order Jual 'Gocap' Berakhir
JAKARTA, investortrust.id – Sebanyak 1,5 miliar lebih saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) di harga Rp 50 ludes mendadak diborong investor hanya dalam hitungan menit setelah perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka, Rabu (10/7/2024).
Berdasarkan data perdagangan saham BEI hingga pukul 09.25 WIB, volume transaksi saham GOTO telah mencpai 4,3 miliar saham. Volume tersebut terdiri atas transaksi sebanyak 3,78 miliar saham GOTO di harga Rp 50 dan sebanyak 541 juta saham GOTO level Rp 51. Nilai transaksi saham GOTO hanya dalam 25 menit sudah mencapai Rp 210 miliar.
Baca Juga
Penguatan tersebut mematahkan antrean jumbo saham GOTO di harga Rp 50 per saham terhitung sejak 26 Juni hingga penutupan perdagangan saham di BEI kemarin. Bahkan, volume transaksi hari ini tercatat yang paling besar tehitung sejak 24 Juni 2024.
Hingga pukul 09.30 WIB, saham GOTO cetak penguatan 2% menjadi Rp 51. Volume antrean beli saham GOTO level Rp 50 kian tebal menjadi 1,2 miliar saham, dibandingkan volume antrean jual level Rp 51 sebanyak 792 juta saham GOTO.
Sementara itu, Lead Investment Analyst Stokbit Sekuritas Edi Chandren mengatakan, harga saham GOTO masih tertinggal, dibandingkan saham-saham teknologi lainnya yang sudah menguat dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga
Eks Bos Bursa Ini malah Agresif Borong Saham GOTO Saat Gocap, Mengapa?
“Seiring dengan appetite investor yang meningkat berkat kondisi pasar yang lebih baik, kami menilai GOTO berpotensi menyusul kenaikan saham-saham teknologi besar lainnya,” tulisnya dalam komentar pasar pagi ini.
Lompatan volume transaksi dan harga saham GOTO terdorong sentimen positif mulai direalisasikannya pembelian kembali (buy back) saham dengan total 3,82 miliar saham sepanjang Juni 2024. Aksi ini membuat total saham treasuri perseroan meningkat menjadi 14,08 miliar saham atau 1,17% per akhir Juni 2024, dibandingkan Mei sebanyak 10,26 miliar saham atau 0,85%.
Sentimen positif juga datang dari langkah William Tanuwijaya justru menambah kepemilikan dengan memborong sebanyak 1,06 miliar saham GOTO sepanjang Juni 2024. Data tersebut terlihat dari penambahan kepemilikan sahamnya 7,29 miliar menjadi 8,36 miliar saham seri A. Aksi tersebut dilakukan saat pendiri Tokopedia ini resmi berhenti dari posisinya sebagai komisaris GOTO.
Grafik GOTO

