Pangamat Nilai Papan Akselerasi BEI Hanya Untungkan Emiten Bukan Investor
JAKARTA, investortrust.id - Pengamat pasar modal sekaligus Direktur Avere Investama Teguh Hidayat menilai papan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) seharusnya meliputi papan utama dan papan pengembangan.
Sedangkan papan akselerasi dinilai hanya menguntungkan perusahaan, tapi tidak bagi investor. Sebab, mayoritas saham yang bertengger di papan akselerasi didominasi emiten yang kinerja belum baik, sehingga membuat harga sahamnya justru turun drastis.
Baca Juga
Analis Sebut Banyaknya Papan Pencatatan BEI Berpotensi Tekan Harga Saham
“Emiten yang masuk papan akselerasi dihuni perusahaan-perusahaan yang sebelumnya tidak lolos kriteria untuk IPO, tapi kemudian karena ada papan akselerasi diberikan kesempatan IPO saham, meskipun skala perusahaan masih kecil dan kinerja belum baik. Intinya, kalau dulu kan perusahaan-perusahaan yang besar aja yang bisa IPO, sekarang perusahaan kecil juga bisa. Kebijakan itu memang bagus buat perusahaannya, tapi bisa merugikan investor,” ujar Teguh saat dihubungi investortrust.id, Selasa (9/7/2024).
Teguh bilang, papan akselerasi dan papan pengembangan memiliki tujuan yang sama, yaitu berisikan perusahaan-perusahaan yang belum memenuhi kriteria untuk masuk di papan utama, tapi memiliki potensi, sehingga cukup hanya ada papan pengembangan.
“Jadi sebenarnya tidak perlu ada papan akselerasi. Papan pengembangan sebenarnya hampir sama dengan papan akselerasi. Perusahaan-perusahaan yang memang tidak memenuhi kriteria untuk papan utama, tapi dia ada potensi masuk papan pengembangan. Begitu juga dengan papan ekonomi baru, yang berisikan saham perusahaan-perusahaan startup teknologi, emiten ini rugi semua, masa investor disuruh beli saham rugi? itu juga jadi harusnya dihapus saja,” tegasnya.
Baca Juga
Analis Sebut Banyaknya Papan Perdagangan BEI Dapat Timbulkan Risiko
Oleh sebab itu, ia berharap, Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat mengkaji ulang soal penerapan papan tersebut. Menurutnya, alasan investor berinvestasi di pasar modal adalah karena ingin menanamkan modal pada perusahaan dengan kinerja bagus yang telah diseleksi dengan ketat, terlepas harga sahamnya yang naik turun. Sehingga, ia juga berharap BEI dapat lebih menyeleksi ketat perusahaan yang akan melakukan IPO.
“Dulu perusahaan yang masuk bursa itu adalah yang high quality yang memang layak investasi yang kinerjanya terbukti bagus dan seterusnya. Tapi sejak adanya papan akselerasi ini perusahaan-perusahaan UKM yang sebenarnya masih dipertanyakan masa depannya itu bagaimana. Kebanyakan dari mereka ya ujung-ujungnya harga sahamnya turun kemudian dikenakan papan notasi khusus dan seterusnya hingga akhirnya merugikan investor,” jelasnya.
Baca Juga
BEI Diminta Evaluasi Jumlah Papan Pencatatan, Cukup Ada Papan Utama dan Pengembangan
Asal tahu, BEI kini memiliki empat papan pencatatan, yakni papan utama, papan ekonomi baru, papan pengembangan, dan papan akselerasi. Papan Utama diperuntukan kepada calon emiten yang merupakan Perusahaan besar dan telah memiliki rekam jejak keuangan yang baik, sedangkan Papan Pengembangan diperuntukkan kepada perusahaan yang belum dapat memenuhi persyaratan pencatatan Papan Utama dan belum membukukan laba bersih.
Papan Akselerasi adalah papan pencatatan untuk Perusahaan dengan aset skala kecil dan menengah (UKM), papan ini untuk mendorong lebih banyak UKM yang melakukan penawaran umum perdana sebagai bentuk penggalangan dana untuk ekspansi. Papan Utama-Ekonomi Baru diposisikan sebagai setara dengan Papan Utama, dan ditujukan untuk perusahaan yang memiliki karakteristik khusus sesuai ketentuan Bursa.

