Mansek Jawara Top Broker Sepekan, Nilai Transaksi Capai Rp 9,15 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Mandiri Sekuritas atau Mansek merajai transaksi saham di Bursa Efek Indonesia selama sepekan terakhir, periode 1 -5 Juli 2024.
Dalam kurun waktu tersebut anak usaha Bank Mandiri tersebut mencatat akumulasi nilai transaksi sebesar Rp 9,15 triliun atau 8,60% transaksi di BEI.
Dari sisi frekuensi transaksi Mansek bertengger di posisi kedua, dengan catatan sebanyak 660 juta kali transaksi, dan volume perdagangan mencapai 9,05 miliar lembar saham.
PT Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) bertengger di posisi kedua broker paling elite pakan lalu dengan mencatat nilai transaksi Rp 8,21 triliun dengan volume sebanyak 10,36 miliar lembar saham dan 367 ribu kali transaksi.
Baca Juga
Top 10 Saham Tercuan Semester I-2024, Dua Saham Melesat hingga 500%
Posisi ketiga top 10 broker pekan ini ditempati oleh PT CGS International Sekuritas Indonesia (YU) yang mencatat nilai transaksi sebesar 7,45 triliun da volume sebanyak 7,56 miliar lembar saham.
Sedangkan JP Morgan Sekuritas Indonesia yang berada di posisi keempat mencatat nilai transaksi sebesar Rp 7,39 triliun. Namun dari sisi volume danfrekuensi transaksibroker dengan kode BK ini tidak masuk dalam top 10 broker.
PT UBS Sekuritas Indonesia (AK) memposisikan diri di peringkat kelima dengan nilai transaksi saham 5,83 trilliun sepekan terakhir.
Selanjutnya, broker lokal PT Verdhana Sekuritas Indonesia (BB) berada di posisi keenam dengan nilai transaksi Rp 5,59 triliun.
Adapun broker asal Korea, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP), berada di posisi ketujuh top value sepekan sebesar Rp 5,35 triliun. Meski begitu YP menjadi jawara untuk volume dan frekuensi transaksi sepekan terakhir, masing-masing sebesar 10,49 miliar lembar dan 875 juta kali transaksi.
Tempat delepan diduduki oleh broker lokal lainnya, PT Sinarmas Sekuritas (DH) dengan mencatat nilai transaksi sebesar Rp 4,69 triliun.
Baca Juga
Prakiraan Cuaca: Seluruh Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Minggu Siang
Dua broker asing menduduki posisi kesembilan dan sepuluh yaitu, PT CLSA Sekuritas Indonesia (KZ) dan PT Macquarie Sekuritas Indonesia (RX), masing-masing mencatat nilai transaksi sebesar Rp 4,07 triliun dan 3,72 triliun.
Bursa Efek Indonesia menyampaikan, data perdagangan saham BEI selama periode tanggal 1 Juli - 5 Juli 2024 bervariasi, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat sebesar 2,69% menjadi berada pada level 7.253,372 dari 7.063,577 pada penutupan pekan lalu.
Penguatan IHSG IHSG sejalan dengan kapitalisasi pasar bursa yang mengalami kenaikan sebesar 2,8% menjadi Rp 12.431 triliun dari Rp 12.092 triliun.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmadi mengatakan, kenaikan tertinggi indikator perdagangan saham di BEI sepekan terakhir tampak pada rata-rata frekuensi transaksi yaitu sebesar 24,44% menjadi 947 ribu kali transaksi dari 761 ribu kali transaksi pada penutupan pekan lalu.
‘’Sementara rata-rata volume transaksi harian Bursa pekan ini mengalami perubahan 18,79%, menjadi 15,55 miliar lembar saham dari 19,147 miliar lembar saham pada pekan lalu,’’ ujar Kautsar dalam keterangan tertulis yang dikutip, Minggu (7/7/2024).
Adapun rata-rata nilai transaksi harian Bursa pekan ini mengalami penurunan sebesar 34,09% menjadi Rp 10,65 triliun dari Rp 16,16 triliun pada pekan lalu.
Sementara pergerakan investor asing pada Jumat akhir pekan lalu mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 558,44 miliar dan sepanjang tahun 2024 investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 5,092 triliun.

