IHSG Akhir Pekan Melesat, Lima Saham Ini Menjulang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), (5/7/2024), ditutup melesat 32,48 poin (0,45%) menjadi 7.253,37. Pergerakan indeks dalam rentang 7.213-7.275 dengan nilai transaksi Rp 7,39 triliun.
Penguatan indeks ditopang kenaikan saham sektor industri 1,37%, sektor teknologi 0,52%, sektor kesehatan 1,45%, sektor keuangan 0,21%, dan sektor konsumer non primer 0,39%. Sebaliknya penurunan melanda saham material dasar, konsumer primer, dan infrastruktur.
Baca Juga
Sedangkan lima saham dengan penguatan paling pesat, yaitu saham PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) melesat 32,08% menjadi Rp 70, saham PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) melesat 24,76% menjadi Rp 131, PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) menguat 24,63% menjadi Rp 2.100, PT MN Sky Vision Tbk (MSKY) naik 20,37% menjadi Rp 65, dan PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) melesat 18,34% menjadi Rp 1.000.
Penurunan paling dalam melanda saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) turun 17,11% menjadi Rp 63, PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) turu 8,99% menjadi Rp 344, dan PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) melemah 8,06% menjadi Rp 1.850.
Penguatan juga ditopang kenaikan saham emiten market cap sektor bank ini, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 3,20% menjadi Rp 6.450. Penguatan tipis juga melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Baca Juga
Kemarin, indeks ditutup kembali rebound sebanyak 24,13 poin (0,34%%) menjadi 7.220,89. Pemodal asing juga kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham jumbo senilai Rp 784,05 miliar
Lima saham dengan net buy terbesar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 997,95 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 88,97 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 22,10 miliar, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp 19,53 miliar.
Grafik IHSG

