Asing Lanjut Net Buy Rp 784,05 Miliar, Lima Saham Ini Diburu
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham jumbo senilai Rp 784,05 miliar, seiring dengan berlanjutnya penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/7/2024), sebanyak 24,13 poin (0,34%%) menjadi 7.220,89.
Lima saham dengan net buy terbesar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 997,95 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 88,97 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 22,10 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp 19,53 miliar, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 17,04 miliar.
Baca Juga
BRI (BBRI) Akhirnya Kembali Diborong Investor Asing hingga Cetak Lompatan Harga
Sedangkan lima saham dengan penjualan terbesar hari ini, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 68,39 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 64,22 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 63,14 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 50 miliar, dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) Rp 45,06 miliar.
Pergerakan IHSG bergerak dalam rentang 7.196,62-7.262,84 dengan nilai transaksi Rp 9,25 triliun. Penguatan IHSG ditopang kenaikan saham sektor teknologi 1,88%, sektor transportasi 0,60%, dan sektor keuangan 0,51%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan.
Sedangkan saham dengan penguatan paling pesat melanda saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) naik hingga auto reject atas (ARA) Rp 32 (34,04%) menjadi Rp 126. Saham PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) naik Rp 12 (22,22%) menjadi Rp 66.
Baca Juga
BEI Catat 93% Emiten Sudah Terbitkan Laporan Keberlanjutan Tahun 2023
Penguatan juga melanda saham PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) menguat Rp 12 (17,14%) menjadi Rp 82, PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) naik Rp 220 (15,02%) menjadi Rp 1.685, dan PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) menguat Rp 26 (12,38%) menjadi Rp 236.
Saham dengan penurunan paling dalam melanda, yaitu saham PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK), PT Colorpak Indonesia Tbk (CLPI), PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS), PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP), PT Asuransi Dayin Mitra Tbk (ADM), dan PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP).

