Periode Offering, Superior Prima Sukses Pasang Harga IPO Rp 183 per Saham
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan bata ringan dan semen mortaryang berbais di Surabaya, PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), dengan menerbitkan dan menawarkan saham baru sebanyak 1,31 miliar lembar.
Berdasarkan prospektus IPO yang dirilis, Senin (1/7/2024), disebutkan, jumlah saham yang dilepas, mewakili sebanyak 15% dari total modal ditempatkan dan disetor setelah IPO dengan nilai nominal Rp 50 per saham.
Saat ini 1 Juli hingga 4 Juli 2024, Superior menggelar offering atau penawaran umum saham kepada masyarakat dengan harga penawaran Rp 183 per saham. Dengan begitu, Perseroan akan meraup dana segar hasil IPO sebesar Rp 240,42 miliar.
Baca Juga
Perusahaan Afiliasi Hermanto Tanoko Gelar Bookbuilding, Incar Dana IPO Rp 244 Miliar
Untuk mensukseskan hajatan besar ini, Perseroan menggandeng PT Lotus Andalan Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek, dengan kesanggupan penuh atau full commitment.
Bersamaan dengan IPO, Perseroan juga menggelar Program ESA sebanyak 0,11% dari jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO atau sebanyak 1.400.500 lembar saham.
Lebih lanjut disampaikan, apabila terjadi kelebihan pemesanan pada penjatahan terpusat, Perseroan akan mengeluarkan sebanyak-banyaknya 131.382.400 saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp50 setiap saham atau mewakili sebanyak-banyaknya 0,03% ditempatkan dan disetor penuh, setelah IPO dengan asumsi terdapat penerbitan saham tambahan karena kelebihan pemesanan pada penjatahan terpusat dengan harga penawaran Rp 183.
Dengan begitu, maka jumlah keseluruhan IPO yaitu 1,44 miliar saham biasa atas nama dengan nilai keseluruhan Penawaran Umum Perdana Saham maksimal Rp 264,47 miliar.
Baca Juga
Cek Jadwal Dividen Emiten Milik Hermanto Tanoko (CLEO) Rp 60 Miliar
Adapun rencana penggunaan dana hasil IPO, akan dialokasikan untuk belanja modal (capital expenditure) Perseroan sebesar Rp 100 miliar, termasuk pembelian kendaraan colt diesel dan big dump truck.
Sisanya, akan digunakan untuk keperluan modal kerja antara lain namun tidak terbatas seperti biaya operasional pabrik, pembayaran kepada pemasok, pembayaran kepada ekspedisi, penambahan Sumber Daya Manusia (SDM).
Adapun dana yang diperoleh apabila terjadi kelebihan pemesanan dan Perseroan menerbitkan saham baru yang ditawarkan, maka akan digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja antara lain namun tidak terbatas seperti biaya operasional pabrik, pembayaran kepada pemasok, pembayaran kepada ekspedisi, penambahan Sumber Daya Manusia (SDM).

