Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Trading 1 Juli 2024
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi rawan mengalami koreksi pada perdagangan awal bulan Juli, Senin (1/7/2024).
Ramalan pelemahan IHSG mengacu pada posisi penutupan pasar saham Jumat akhir pekan lalu,di mana pasar saham tercatat ditutup menguat 1,37% ke level 7.063 dan masih didominasi oleh volume pembelian.
Analis PT MNC Sekuritas Muhammad Wafi mengatakan, penguatan IHSG masih tertahan oleh MA200 dan menimbulkan gap pada rentang level 6.968 – 6.987.
Baca Juga
IHSG Diramal Naik, Cek Sentimen Ekonomi dan Saham Potensi Cuan Sepekan
‘’Saat ini, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [v] dari wave 1 dari wave 3, sehingga penguatan IHSG akan cenderung terbatas dan rawan terkoreksi membentuk wave (iv) ke rentang area 6.991 – 7.040,’’ ulas Wafi dalam riset harian yang dikutip, Senin (01/07/2024).
Lebih lanjut dia memprakirakan, area penguatan IHSG selanjutnya akan menguji level 7.102 – 7.149.
Seentara target titik support IHSG bila terjadi pelemahan yaitu pada level 6.945 dan 6.843, sedangkan titik resistance pada level 7.102 dan 7.191.
Berikut saham-saham pilihan untuk trading harian dari MNC Sekuritas:
Baca Juga
PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) - Buy on Weakness
AUTO menguat 3,27% ke 1,895 disertai peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA20. Saat ini, diperkirakan, posisi AUTO sedang berada di awal wave [iii] dari wave 1, sehingga AUTO masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1,845-1,890
Target Price: 1,990, 2,060
Stoploss: below 1,795
PT BFI Finance Tbk (BFIN) - Buy on Weakness
BFIN menguat 5,59% ke 945 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh MA20. Selama masih mampu berada di atas 860 sebagai stoplossnya, maka posisi BFIN saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave 1.
Buy on Weakness: 900-935
Target Price: 980, 1,080
Stoploss: below 860
PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) - Buy on Weakness
BUKA menguat 3,73% ke 139 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Selama BUKA masih mampu berada di atas 124 sebagai stoplossnya, maka posisi BUKA saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave C.
Buy on Weakness: 130-138
Target Price: 150, 157
Stoploss: below 124
PT XL Axiata Tbk (EXCL) - Buy on Weakness
EXCL terkoreksi 1,82% ke 2,160 disertai dengan munculnya volume penjualan. Saat ini, diperkirakan posisi EXCL sedang berada pada bagian awal dari wave v dari wave (c) dari wave [ii]. Sehingga EXCL masih rawan untuk melanjutkan koreksinya.
Buy on Weakness: 1,995-2,160
Target Price: 2,240, 2,390
Stoploss: below 1,960.
