Meski Tren IHSG masih Melemah, BRI Danareksa Sekuritas Jagokan Saham BRPT dan ADRO
JAKARTA, investortrust.id – Penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bersifat sementara, sehingga arah pergerakan, Kamis (27/6/2024), masih cenderung turun.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa pemodal disarankan untuk tetap mewaspadai peluang penurunan IHSG lebih dalam, jika IHSG turun di bawah support 6.698. Apalagi rebound indeks kemarin masih tertahan menuju resisten MA 20 di 6.932.
Baca Juga
Ungkap Strategi Ini, Reliance Sekuritas (RELI) Incar Pertumbuhan Kinerja Tinggi di 2024
Sedangkan saham yang layak dipantau hari ini adalah saham BRPT direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.070-1.170. Saham ADRO juga direkomendasikan beli dengan target harga Rp 2.850-2.970. Sebaliknya saham EMTK dan MNCN direkomendasikan sell.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi penutupan bursa saham Wall Street semalam, yaitu Dow Jones menguat 0,04%, S&P menguat 0,16%, dan Nasdaq melesat hingga 0,49%.
Kemarin, IHSG ditutup menguat 22,94 poin (0,33%) menjadi 6.905,64. Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 313,95 miliar di seluruh pasar.
Baca Juga
Investor ‘Wait and See’ Jelang Debat Biden-Trump, Wall Street Menguat Tipis
Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 104,68 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 82,54 miliar, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) senilai Rp 40,37 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 36 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 35,44 miliar.
Kenaikan indeks didukung sejumlah sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,14%, sektor energi 0,51%, sektor kesehatan 0,42%, sektor consumer non pimer 0,41%, dan sektor infrastruktur 0,42%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor industry, keuangan, dan teknologi.
Grafik IHSG

