Fetch.ai Tampil Prima di Tengah Pelemahan Pasar Kripto
JAKARTA, investortrust.id – Pasar kripto masih dalam tren melemah. Namun tidak begitu dengan Fetch.ai (FET) yang masih mampu tampil prima.Penguatan itu didorong Aliansi Superintelligensi Buatan, termasuk SingularityNET, Fetch.ai, dan Ocean Protocol yang telah mengumumkan pembaruan pada merger token ASI, yang akan dimulai pada 1 Juli 2024. Hal ini terjadi setelah merger ditunda hingga 15 Juli 2024, seperti dilansir Crypto Briefing.
Langkah strategis ini pada awalnya akan menggabungkan token AGIX SingularityNET dan token OCEAN Ocean Protocol ke dalam FET Fetch.ai, sebelum beralih ke ticker ASI pada tahap selanjutnya. Penggabungan ini bertujuan untuk menyederhanakan operasi dan meningkatkan efisiensi bagi pemegang token.
Menilik data Coinmarketcap, Kamis (27/6/2024) pukul 07.00 WIB, FET terpantau naik 12,10% dalam sehari ke level US$ 1,77 dan dalam sepekan menguat 20,11%. Koin yang ada di peringkat ke-58 ini mencatatkan volume perdagangan yang melesat 50,66% menjadi US$ 297,18 juta dengan kapitalisasi pasar US$ 1,50 miliar.
Baca Juga
Michael Saylor Ramal Bitcoin akan Capai US$ 10 Juta Per Koin
Sedangkan Bitcoin (BTC) turun 1,46% dalam sehari ke US$ 60.799,65 dan ambruk 6,24% dalam sepekan. Koin yang ada di peringkat nomor wahid ini mencatatkan volume perdagangan yang turun 22,77% menjadi US$ 22,56 miliar dengan kapitalisasi pasar US$ 1,19 triliun. Dominasi Bitcoin saat ini sebesar 53,25%, turun 0,21% sepanjang hari.
Adapun kapitalisasi pasar kripto global adalah US$ 2,25 triliun, turun 1,04% dibandingkan hari terakhir. Total volume pasar kripto selama 24 jam terakhir adalah $58,46 miliar, turun 15,48%. Total volume di DeFi saat ini US$ 4,04 miliar, 6,91% dari total volume pasar kripto 24 jam. Volume semua koin stabil sekarang adalah US$ 54,59 miliar, yang merupakan 93,39% dari total volume pasar kripto 24 jam.
Baca Juga
Bitcoin Cs Sempat Turun di Bawah US$ 60.000, Berikut Faktor Penyebabnya
Sementara itu, Bitcoin turun kembali ke US$ 60.000 pada hari Rabu, setelah dompet yang diberi tag ke Pemerintah AS memindahkan BTC yang disita senilai sekitar US$ 240 juta ke alamat Coinbase Prime, memicu kekhawatiran di kalangan pedagang bahwa aset digital kemungkinan akan dijual.
Sekitar 3.940 bitcoin yang awalnya disita dari vendor Silk Road dipindahkan oleh dompet tersebut, menurut postingan media sosial Arkham Intelligence. “BTC ini awalnya disita dari pengedar narkotika Banmeet Singh, dan hangus di persidangan pada Januari 2024,” tulis postingan tersebut dikutip dari Coindesk, Kamis (27/6/2024).
Tindakan terakhir yang dilakukan pemerintah yang pada akhir tahun 2022 menyita sekitar 50.000 Bitcoin terkait dengan situs Silk Road adalah Bitcoin senilai US$ 2 miliar pada tanggal 2 April, yang pada saat itu juga memberikan tekanan pada pasar digital. Penjualan terakhir yang dikonfirmasi oleh pemerintah adalah pada Maret 2023, ketika pemerintah mengeluarkan 9.861 koin seharga US$ 216 juta.
