Ditopang Lompatan AMMN, IHSG Sesi I Melesat 42,97 Poin
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (26/6/2024), ditutup melesat 42,97 poin (0,62%) menjadi 6.925,67. IHSG bergerak dalam rentang 6.882-6.936 dengan nilai transaksi Rp 3,12 triliun.
Penguatan indeks didukung lompatan saham emiten kapitalisasi terbesar ketiga di BEI ini, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), mencapai Rp 1.125 (10,34%) menjadi Rp 12.000. Penguatan juga didukung berlanjutnya kenaikan saham emiten Prajogo Pangestu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).
Baca Juga
Sedangkan sektor saham dengan penguatan paling pesat melanda sektor material dasar 1,79%, sektor consumer non rpimer 0,40%, sektor properti 0,21%, sektor properti 0,21%, dan sektor infrastruktur 0,38%.
Saham dengan kenaikan paling pesat sepanjang sesi I, yaitu saham PT Galva Technologies Tbk (GLVA) melesat Rp 78 (24,07%) menjadi Rp 402, PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) melesat Rp 22 (14,86%) menjadi Rp 170, dan PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) menguat Rp 26 (13%) menjadi Rp 226.
Sedangkan tiga saham dengan penurunan paling pesat, yaitu saham PT Manggung Polahraya Tbk (MANG) turun 9,95% menjadi Rp 172, PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) melemah 8,33% menjadi Rp 110, dan PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) melemah 6,67% menjadi Rp 112.
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup terkoreksi tipis 6,46 poin (0,09%) menjadi 6.882,70. IHSG bergerak dalam rentang 6.843,65-6.890,44 dengan nilai transaksi Rp 7,7 triliun. Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 7,95 triliun di seluruh pasar, seiring adanya crossing saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) senilai Rp 8,09 triliun di pasar negosiasi.
Sedangkan transaksi pemodal asing di pasar regular justru mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 737,43 miliar. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 431,35 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 180,77 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 68,72 miliar.
Grafik IHSG
