IHSG Potensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham MTEL, TLKM MDKA, MEDC, dan SIDO
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat, dengan indeks diperkirakan bergerak di range 6.980-6.820. Pada perdagangan hari ini, Tim Riset InvestasiKu merekomendasi sejumlah saham layak dicermati investor, yakni Dayamitra Telekomunikasi (MTEL), Telkom Indonesia (Persero) atau TLKM, Merdeka Copper Gold (MDKA), Medco Energi Internasional (MEDC), dan Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul (SIDO).
“IHSG bergerak konsolidasi melemah pada perdagangan hari ini, meski demikian IHSG berhasil rebound dari titik terendah harian 6.843 ke 6.882, sehingga hanya melemah 0,09%. Sentimen positif dari klarifikasi tim pemerintahan baru terkait batas defisit APBN 2025 dan penguatan rupiah ke bawah level Rp 16.400 /USD berhasil menjaga IHSG hanya melemah tipis, dibandingkan pelemahan pada bursa regional Asia,” kata analis Cheril Tanuwijaya membeberkan hasil analisis Tim Riset InvestasiKu, Jakarta, Rabu (26/6/2024).
Baca Juga
S&P 500 dan Nasdaq Menguat Didongkrak Nvidia, Dow Jones Anjlok
Secara sektoral, sektor industrial memimpin penguatan sebesar 0,68% kemarin, ditopang oleh saham BHIT dan BNBR. Sebaliknya, sektor yang melemah paling signifikan yaitu konsumen nonprimer sebesar 1,72%, yang didorong oleh pelemahan FILM, MSIN, dan MAPI yang memiliki bobot terbesar pada indeks sektoral.
Net Buy Jumbo
Di seluruh pasar BEI, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) saham dengan nilai jumbo yang mencapai Rp 7,95 triliun kemarin, karena ada transaksi tutup sendiri (crossing) saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) di pasar negosiasi BEI. Hal ini mendorong total transaksi net sell asing year to date menyusut menjadi Rp308.4 miliar.
Baca Juga
Head of Research Mega Capital Sekuritas ini juga membeberkan, pelaku pasar domestik juga mencermati rencana BEI yang akan mulai transaksi short selling pada Oktober 2024 mendatang.
Ia juga membeberkan sentimen dari global. "Data ekonomi Amerika Serikat melemah, indeks Nasdaq pun kembali rally," imbuhnya.
(Disclaimer on)

