Analis Prediksi IHSG Rawan Koreksi Besok, Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam zona hijau usai pengumuman hasil pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024.
Sebagai catatan, hari ini (21/3/2024) IHSG ditutup menguat tipis 7,22 poin (0,10%) ke level 7.338,35. Pergerakannya berada dalam rentang 7.331,13-7.396,47 dengan nilai Rp 9,40 triliun.
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico menilai, dampak hitung cepat pemilu atau quick count sudah mempengaruhi optimisme pelaku pasar dan investor, tercermin dari penguatan IHSG pasca pemilu.
Baca Juga
“Namun hal tersebut baru dalam bentuk quick count belum sebuah kepastian. Oleh sebab itu, keputusan hasil pemilu oleh KPU menjadi sebuah peneguhan bahwa pemenang tersebut adalah Paslon 02,” ungkap Nico pada investortrust.id, Kamis (21/3/2024)
Nico mengatakan, hal yang harus diperhatikan selanjutnya adalah drama penetapan presiden yang dinilai akan menambah volatilitas pasar. Proses ini akan menjadi perhatian semua pihak, baik pelaku usaha maupun pelaku pasar dan investor.
“Harapan utamanya adalah mampu berjalan dengan aman, karena stabilitas politik menjadi satu variabel yang sangat penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi ke depannya,” paparnya.
Dengan demikian, Nico memprediksi bahwa sejauh sentimen global dan dalam negeri mendukung, IHSG akan bergerak menguat dengan rentang level 7.330 - 7.400.
Sebagai informasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang Pilpres 2024, Rabu (20/3/2024) dengan perolehan suara sebesar 96.214.691 suara atau 58,83%.
Baca Juga
Gunung Raja Paksi (GGRP) akan Lepas Saham Anak Usaha US$ 319,26 Juta, Ternyata Ini Tujuannya
Sementara itu, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan penguatan IHSG hari ini didukung oleh menguatnya IDXBasic dan IDXProperty.
“Secara sentimen kami perkirakan pergerakan IHSG dipengaruhi oleh mayoritas bursa global dan regional Asia yang juga bergerak menguat. Penguatan IHSG ini juga inline dengan report teknikal yang kami rilis pagi ini,” ungkap Herditya pada investortrust.id, Kamis (21/3/2024).
Herditya memperkirakan pergerakan IHSG besok (22/3) akan rawan terkoreksi dengan support berada di 7.295 dan resist di 7.400.
Pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh pergerakan harga komoditas yg cenderung tertekan dan rilis data current account dan data pekerjaan AS.

