Pemerintah Jerman Jual Bitcoin Rp 3,2 Triliun dari Situs Film Bajakan
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah Jerman mulai menjual simpanan Bitcoin (BTC) dalam jumlah besar yang berasal dari situs film bajakan, dengan nilai penjualan mencapai US$ 195 juta atau Rp 3,2 triliun.
Melansir Decrypt.co, Senin (24/6/2024), perusahaan blockchain Arkham mengungkapkan, total penjualan tersebut dilakukan dalam 24 jam terakhir. Bahkan, juga akan memindahkan jumlah yang lebih besar pada hari Rabu mendatang.
Langkah ini mengikuti pola transaksi Bitcoin skala besar belakangan ini yang diprakarsai oleh otoritas Jerman, dengan sejumlah besar uang yang disalurkan ke bursa seperti Coinbase, Kraken, dan Bitstamp.
Terlepas dari penjualan secara besar-besaran ini, pemerintah Jerman masih memiliki Bitcoin senilai US$ 3,05 miliar atau setara Rp 50,21 triliun.
Baca Juga
Bitcoin Dini Hari Sempat Jatuh ke US$ 58.000, Ada Apa dengan Koin Papan Atas Ini?
Chief Strategy Officer di exchange kripto di Bitrue, Robert Quartly-Janeiro mengungkapkan, bahwa tindakan pemerintah jerman mencerminkan pandangan bearish terhadap harga Bitcoin.
”Setelah melihat penurunan harga Bitcoin, pemerintah Jerman merilis sejumlah besar Bitcoin dan berpandangan bahwa harga Bitcoin akan melemah untuk beberapa waktu ke depan,” katanya.
Baca Juga
Harga Bitcoin Terus Menurun, Berikut Prospeknya di Pekan Ini
Sementara, CEO platform manajemen token DYOR Labs, Ben Kurland menekankan dampak historis dari penjualan tersebut. Ia menyarankan untuk berhati-hati, karena penjualan yang berkepanjangan dapat menyebabkan kemerosotan lebih lanjut karena meningkatnya sentimen negatif.
Di lain sisi, salah satu pendiri dan Chief Product Officer Crypto Valley Exchange, James Davies percaya bahwa penjualan tersebut bertujuan baik untuk melikuidasi aset yang disita, daripada mencerminkan sentimen pasar.
Terlepas dari itu, penjualan Bitcoin oleh pemerintah Jerman hanya berdampak kecil pada harga Bitcoin yang sempat turun 0,5% dan diperdagangkan di level US$ 64.000. Namun, penurunan itu menandai merosotnya harga Bitcoin sebesar 5% dalam seminggu belakangan.

