IHSG Dibuka Mixed, Saham JAWA dan CGAS Lanjutkan Lompatan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (5/4/2024), dibuka mixed pagi ini. Pergerakan indeks berada dalam rentang menyempit dengan kenaikan 16 poin (0,22%) menjadi 7.270 hingga pukul 09.10 WIB.
Pergerakan indeks didukung penguatan saham sektor infrastruktur 0,33%, sektor konsumer non primer 0,18%, dan sektor industri 0,14%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi 0,55%, sektor kesehatan 0,43%, dan sektor konsumer primer 0,15%.
Baca Juga
Dengan Asumsi Ini, Timah (TINS) Bisa Capai Laba Rp 1,09 Triliun di 2024, Bagaimana Sahamnya?
Meski IHSG bergerak dalam rentang sempit, saham PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) kembali melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 27 (34,62%) menjadi Rp 105. Penguatan juga melanda saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) naik Rp 34 (27,34%) menjadi Rp 163 dan PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) naik Rp 160 (19,16%) menjadi Rp 150.
Sebaliknya pelemahan melanda saham PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY), dan PT Supreme Cable Manufacturing Tbk (SCCO).
Kemarin, IHSG ditutup melompat 87,56 poin (1,22%) menjadi 7.254,40. Meski demikian, pemodal asing masih melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 469,61 miliar.
Baca Juga
Optimalkan Produksi Tambak, Agro Bahari (UDNG) Manfaatkan Teknologi IoT
Net sell terbanyak masih melanda saham yang sama dalam tiga hari terakhir, yaitu saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 350,75 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 184,79 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 158,59 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 109,66 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 103,55 miliar.
Bursa saham Wall Street semalam ditutup kembali melemah dengan penurunan paling pesat melanda Dow Jones sebanyak 1,35%. Penurunan juga melanda indeks Nasdaq mencapai 1,4% dan S&P500 melemah 1,23%.

