IHSG Dibuka Terkoreksi, Saham CGAS dan CUAN ARB
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/1/2024), dibuka melemah dengan penurunan sebanyak 24 poin (0,31%) menjadi 7.200 hingga pukul 10.15 WIB.
Penurunan indeks dipengaruhi atsa koreksi sebagian besar saham, seperti saham sektor energi, sektor material dasar, dan sektor kesehatan. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi, sektor infrastruktur, dan sektor transportasi.
Baca Juga
Tiga Teror Inflasi: Greenflation, Climateflation, dan Fossilflation
Saham dengan torehan harga cemerlang pagi hari ini, yaitu saham PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) menguat Rp 26 (18%) menjadi Rp 171, PT Hotel Sahid Jaya Internasional Tbk (SHID) menguat Rp 280 (11,43%) menjadi Rp 2.730, dan PT Mitra Pack Tbk (PTMP) naik Rp 16 (6,96%) menjadi Rp 246.
Sebaliknya tiga saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) ditutup auto reject bawah (ARB), PT Griptha Putra Persada Tbk (GRPH), dan saham emiten Prajogo Pangestu PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) juga ARB.
IHSG akhir pekan lalu ditutup terkoreksi sebanyak 25,57 poin (0,35%) menjadi 7.227,40. Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) sebanyak Rp 401,84 miliar.
Baca Juga
Produk Mobil Listrik Banjiri Indonesia, Gerak Astra International (ASII) Kian Berat
Net sell terbanyak melanda saham PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp 110,28 miliar, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp 82,56 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 65,77 miliar.
Sebaliknya bursa saham Wall Street akhir pekan lalu melesat dengan kenaikan tertinggi dicatatkan indeks Nasdaq menguat 1,70% ke level tertinggi baru sepanjang masa 15.310,97. Begitu juga dengan indeks S&P500 menguat 1,23% dan Dow Jones melesat 1,05%.

