IHSG Akhirnya Rebound 62 Poin Ditopang Saham Bank Papan Atas Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (20/6/2024), ditutup rebound sebanyak 62,99 poin (0,94%) menjadi 6.789,91. IHSG sepanjang sesi bergerak di zona hijau dalam rentang 6.727-6.796 dengan nilai transaksi Rp 3,58 triliun.
Rebound indeks ditopang penguatan saham sektor keuangan mencapai 2,19%. Hal ini terjadi setelah saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutupn melesat lebih dari 3% masing-masing menjadi Rp 4.240 dan Rp 9.325. Kenaikan juga melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Baca Juga
Ultrajaya Milk (ULTJ) Bagikan Dividen Rp 415,92 Miliar, Cek Jadwal Berikut
Penguatan indeks juga ditopang kenaikan sejumlah sektor saham lainnya, seperti saham sektor infrastruktur 1,05%, sektor kesehatan 0,64%, sektor teknologi 0,72%, dan sektor industry 0,29%. Satu-satunya sektor saham yang melemah adalah consumer non primer 0,45%.
Sedangkan tiga saham paling cuan sepanjang sesi I, yaitu saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA) Rp 200 (25%) menjadi Rp 1.000. Saham PT Trias Sentosa Tbk (TRST) naik Rp 96 (23,76%) menjadi Rp 500 dan PT Pulau Subur Tbk (PTSP) menguat Rp 21 (20,59%) menjadi Rp 123.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam dicetak saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD), dan PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK).
Baca Juga
Didukung Konsolidasi dan Peluang Tender Offer, Begini Target Saham XL (EXCL)
Kemarin, IHSG melemah 7,91 poin (0,12%) menjadi 6.726,92. Investor asing kembali merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 709,77 miliar. Terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 369,60 miliar, PT Bank Central Asia TbK (BBCA) Rp 135,80 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 102,70 miliar.
Penurunan indeks kemarin dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor consumer primer 1,94%, sektor transportasi 1,60%, sektor properti 1,52%, sektor teknologi 1,34%, dan sektor kesehatan 1,35%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor infrastruktur 0,84%, sektor energi naik 0,80%, dan sektor industry 0,07%.
Grafik IHSG

