Saham Bank Papan Atas Akhirnya Rebound, Penguatan bakal Berlanjut?
JAKARTA, investortrust.id – Empat saham bank besar kompak ditutup rebound pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/4/2024). Lompatan harga tersebut berimbas terhadap kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) sebanyak 87,56 poin (1,22%) menjadi 7.254,40.
Empat saham bank besar tersebut terdiri atas PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Sebagaimana diketahui empat saham bank besar tersebut sempat ambrol dalam tiga hari terakhir berkisar 5,4-9,75%. Bahkan, nilai penjualan (net sell) bersih empat saham oleh investor asing mencapai Rp 5,09 triliun selama tiga hari terhitung 1-3 April 2024.
Baca Juga
Striker Timnas U-23 Indonesia Ramadhan Sananta Antusias Jalani TC Piala Asia U-23 2024
Lompatan harga saham empat bank besar tersebut sejalan dengan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Penguatan juga didukung aksi beli investor yang memanfaatkan penurunan dalam beberapa hari terakhir. Apalagi riset sejumlah analis masih tetap mempertahankan rekomendasi beli empat saham tersebut dengan potensi pertumbuhan kinerja berlanjut 2024.
Data BEI menyebutkan penguatan tertinggi dicatatkan saham BBCA mencapai Rp 325 (3,41%) menjadi Rp 9.850. Penguatan selanjutnya dicatatkan saham BMRI dengan kenaikan Rp 100 (1,48%) menjadi Rp 6.875.
Begitu juga dengan saham BBRI berhasil rebound dengan kenaikan Rp 75 (1,33%) menjadi Rp 5.700. Sedangkan penguatan terendah dicetak saham BBNI hanya Rp 25 (0,47%) menjadi Rp 5.350 per saham.
Apakah rebound saham emapat bank besar ini bakal berlanjut? Jika mengacu pada riset BRI Danareksa Sekuritas yang dirilis kemarin bahwa peluang penguatan tetap terbuka. Bahkan, saham sektor perbankan dipertahankan overweight.
Baca Juga
Tok! Avian (AVIA) Tetapkan Dividen Rp 1,36 Triliun, Nilainya Segini
BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan buy saham BBCA dengan target harga Rp 11.300, BMRI direkomendasikan beli dengan target harga Rp 7.600, saham BBNI direkomendasikan beli dengan target harga Rp 6.800, dan saham BRIS direkomendasikan beli dengan target harga Rp 2.700.
"Kami tetap mempertahankan rating overweight saham sektor perbankan dengan rekomendasi dan target harga tidak berubah untuk saham BBCA, BMRI, BBRI, BRIS, dan BBTN,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Naura Reyhan Muchlis dan Victor Stefano.
Prospek Saham Bank
Sumber: BRI Danareksa Sekuritas

