Sinar Eka Selaras (ERAL) Bidik Pertumbuhan Penjualan 20% Tahun 2024
JAKARTA, investortruts.id - Emiten ritel pengelola outlet Erajaya Active Lifestyle, PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) membidik pertumbuhan penjualan sebesar 15% - 20% hingga akhir tahun 2024.
Direktur Utama PT Sinar Eka Selaras Tbk Djohan Sutanto mengatakan, pihaknya optimistis bisa mencapai target pertumbuhan bisnis tahun 2024 tersebut. Dia mengacu pada pertumbuhan penjualan ERAL yang mencapai 20% di kuartal I-2024.
‘’Kami masih optimistis bahwa kondisi ini masih bertahan sampai dengan akhir tahun 2024. Bila tidak ada sesuatu yang bersifat major maka ekspektasi kami, yang terjadi pada kuartal 1 adalah merupakan cerminan yang kita bisa bawa sampai dengan akhir tahun 2024,’’ urainya dikutip dari laporan Paparan Publik Perseroan, Minggu (16/6/2024).
Lebih lanjut kata dia, faktor pendorong untuk bisnis di ERAL tahun 2024 adalah kategori-kategori baru, yaitu Active & Lifestyle dan private label sebagai salah satu yang menjadi titik tumpu bagi ERAL untuk pertumbuhan bisnis di kuartal 1 dan tahun ini.
Baca Juga
Cek Tanggal Penting Dividen Sinar Eka Selaras (ERAL) Rp 51,87 Miliar
‘’Itu adalah beberapa kategori bisnis yang kita yakin telah menjadi tumpuan saat ini dan akan menjadi tumpuan ke-depan,’’ katanya.
Tidak penting, target pertumbuhan penjualan tahun ini akan ditopang oleh realisasi pembukaan toko baru yang sudah mencapai 16 toko hingga Mei 2024. ‘’Pembukaan toko sedikit melambat karena terdapat lebaran dan untuk toko yang dibuka sebagian besar di kategori Smart dan Lifestyle,’’ kata dia.
Ekspansi pada dua kategori tadi diklaim sejalan dengan fokus Perseroan yang dititik beratkan ke kategori Active dan Lifestyle, meski kategori Smart tinggalkan, karena kategori ini dianggap memberikan porsi dominan bagi kinerja ERAL saat ini.
‘’Untuk kategori Smart, ERAL memiliki pengalaman cukup lama sehingga kami mengetahui tren pada masyarakat Indonesia saat ini. Selain itu ada banyak sub-kateogri yang ingin kami kembangkan seperti audio, wearables, security,’’ pungkasnya.
Sebelumnya, ERAL memutuskan akan melakukan pembagian dividen final senilai Rp 10 per lembar saham atau sekitar Rp 51,87 miliar untuk tahun buku 2023. Keputusan tersebut disetujui pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (12/6/2024).
“Dalam rapat umum pemegang saham pagi ini, kami sudah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham untuk bisa mendistribusikan dividen tunai sebesar 10 rupiah per saham dengan total dividen tunai sebesar Rp 51,87 miliar,” ujar Direktur Sinar Eka Selaras (ERAL) Suryawati dalam paparan publik ERAL secara virtual usai RUPST 2024.
Baca Juga
Sebagai catatan, pada tahun 2023 ERAL membukukan laba bersih sekitar Rp 211 miliar atau meningkat 14,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 yaitu Rp 184 miliar. Adapun dari tahun 2021 hingga tahun 2023, CAGR dari Perseroan tumbuh sebesar 6%.
Sedangkan pendapatan ERAL pada tahun 2023 meningkat 23,3% menjadi Rp 3,7 triliun atau naik dari Rp 3 triliun pada tahun 2022. Selanjutnya, pada kuartal-1 2024, pendapatan Perseroan naik 21% menjadi Rp 1,09 triliun dibanding periode sebelumnya yaitu Rp 905 miliar. Adapun laba bersih Perseroan melemah 20% dari Rp 51 miliar pada kuartal 1-2023 menjadi Rp 41 miliar pada kuartal I-2024.
Sepanjang tahun 2023, Perseroan berhasil menambah jumlah toko sebanyak 53 toko. Sedangkan hingga Maret 2024, ERAL berhasil menambah toko Erajaya Active Lifestyle sebanyak 13 toko di seluruh Indonesia.
Grafik Harga Saham ERAL secara Ytd 2024:

