Regulator Swiss Tutup Bank Online Ini Terkait Kripto
JAKARTA, investortrust.id - FlowBank, bank online Swiss yang menawarkan layanan perdagangan mata uang kripto telah ditutup dan terpaksa bangkrut setelah regulator keuangan Swiss menyatakan bank tersebut melanggar secara serius standar yang diwajibkan agar dapat beroperasi sebagai bank.
Otoritas Pengawas Pasar Keuangan (FINMA) Swiss dalam pernyataannya pada Kamis (13/6/2024) mengungkapkan, langkah ini menjadi penting karena bank tidak lagi memiliki modal minimum yang diperlukan untuk operasi bisnisnya.
“Tidak ada prospek restrukturisasi dan ada kekhawatiran bahwa bank tersebut memiliki utang berlebih. Bank tersebut harus dibubarkan," ujar FINMA dikutip dari Cointelegraph pada Jumat (14/6/2024).
FINMA menyimpulkan setelah menemukan bank tersebut melanggar secara serius kewajibannya untuk memiliki modal yang cukup berdasarkan penyelidikan minggu lalu.
Untuk diketahui, FlowBank diluncurkan pada tahun 2020, menawarkan layanan perdagangan kripto dan merupakan mitra perbankan untuk Techteryx, penerbit stablecoin di balik TrueUSD (TUSD). Itu sebagian dimiliki oleh perusahaan manajemen aset kripto CoinShares dan dilaporkan bahkan menawarkan layanan perbankan ke Binance, pertukaran kripto terbesar di dunia.
Lebih lanjut, FINMA menyebut, pelanggan yang memiliki dana hingga US$ 111.710 (100.000 franc Swiss) akan dilindungi terlebih dahulu, yang bertujuan membantu pelanggan mendapatkan kembali dana tersebut secepat mungkin.
FlowBank memiliki total aset US$ 760 juta (franc Swiss 680 juta), memiliki lebih dari 22.000 akun klien dan mempekerjakan sekitar 140 staf di seluruh dunia.
FlowBank dimasukkan ke dalam daftar pantauan FINMA setahun setelah peluncurannya. Regulator keuangan Swiss pertama kali mengambil tindakan penegakan hukum terhadap FlowBank pada Oktober 2021, ketika mereka mengidentifikasi pelanggaran serius terhadap undang-undang pengawasan, khususnya yang berkaitan dengan persyaratan permodalan.
Auditor independen ditunjuk 12 bulan kemudian untuk memantau jalur FlowBank kembali menuju kepatuhan.
FINMA menunjuk pengawas lain untuk memantau aktivitas keuangan FlowBank dan menyelidiki lebih lanjut kegagalan kepatuhannya pada Juni 2023 ketika lebih banyak masalah muncul.
Investigasi tersebut, kata FINMA, menemukan banyak hubungan bisnis berisiko tinggi dan memproses transaksi besar tanpa melakukan uji tuntas yang tepat.
FINMA memerintahkan pencabutan izin bank tersebut pada 8 Maret 2024. Namun keputusan tersebut belum memiliki efek hukum karena menunggu banding di Pengadilan Administratif Federal.

