IHSG Sesi I Naik 15 Poin, Tiga Saham Ini Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (13/6/2024), ditutup naik 15,33 poin (0,22%) menjadi 6.865,43. Pergerakan indeks dalam rentang 6.842,12-6.896 dengan nilai transaksi Rp 3,84 triliun.
Penguatan indeks didukung lompatan saham sektor energi sebanyak 2,91%, sektor keuangan 0,88%, sektor material dasar 0,42%, sektor consumer primer 0,55%, dan sektor properti 0,39%. Sebaliknya koreksi melanda saham infrastruktur, transportasi, dan industry.
Baca Juga
Penjualan Mobil Astra (ASII) Mei 2024 Melonjak 54%, Bakal Berlanjut?
Pada penutupan sesi I, BEI juga mencatatkan lompatan harga tiga saham hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sekar Laut Tbk (SKLT) melesat Rp 60 (34,48%) menjadi Rp 234, PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) naik Rp 56 (24,78%) menjadi Rp 282, dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melesar Rp 41.000 (20%) menjadi Rp 246.000.
Penguatan juga melanda saham PT Tira Austenite Tbk (TIRA) mencapai Rp 66 (21,71%) menjadi Rp 370 dan PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) sebanyak Rp 11 (14,67%) menjadi Rp 86.
Sebaliknya pelemahan melanda saham PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) turun 11,22% menjadi Rp 87, PT Pulau Subur Tbk (PTPS) anjlok 9,24% menjadi Rp 108 , PT Indospring Tbk (INDS) anjlok 7.50% menjadi Rp 2.220, PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) turun 5,29% menjadi Rp 805, dan PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) turun 5,13% menjadi Rp 111.
Baca Juga
Pertumbuhan Laba Optimistis Terjaga, Berikut Target Harga Saham AKR Corporindo (AKRA)
IHSG kemarin ditutup melemah 5,59 poin (0,08%) ke level terendah baru year to date (ytd) 6.850. Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 746,96, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 260,02 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 87,21 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 78,68 miliar.
Penurunan indeks dipicu atas koreksi hampir seluruh sektor saham, kecuali saham sektor infrastruktur. Pelemahan melanda saham sektor teknologi 2,24%, sektor transportasi 1,73%, sektor material dasar 1,04%, sektor keuangan 0,78%, dan sektor kesehatan 0,88%. Sedangkan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) kembali cetak ARA kemarin.

