Volatilitas Harga Selimuti Pasar Kripto
JAKARTA, investortrust.id - Sebulan lalu, Indeks Fear and Greed memuncak di angka 90, yang menunjukkan kondisi Extreme Greed di kalangan investor. Pada perdagangan Rabu (12/6/2024), menurut riset Luno, indeks berada di angka 56 (Netral), yang meningindikasikan ketidakpastian di pasar saat ini.
Bitcoin juga turun ke bawah level US$68.000 (sekitar Rp1,10 miliar) setelah sempat stabil di atas kisaran US$70.000 (sekitar Rp1,14 miliar). Ethereum berada di level harga US$3.500 (sekitar Rp57 juta). Tren serupa juga terjadi pada sebagian besar aset kripto lain.
"Keputusan suku bunga The Fed dan angka inflasi bulan Mei akan segera diumumkan, para analis memprediksi terjadi volatilitas. Meskipun sebagian besar ekonom memprediksi The Fed tidak akan mengubah suku bunga saat ini, para investor sedang memperhatikan konferensi pers Pimpinan The Fed Jerome Powell yang bisa memberikan petunjuk terkait arah kebijakan di masa depan," tulis riset.
Baca Juga
Total kapitalisasi pasar kripto saat ini ada US$2,45 triliun (sekitar Rp39,95 ribu triliun) atau turun 0,58%. Kinerja Bitcoin kemarin secara harian tertinggi US$67.596 (sekitar Rp1,10 miliar) dan terendah US$66.911 (sekitar Rp1,09 miliar). Di mana, kapitalisasi pasar Bitcoin sebesar US$1,32 triliun(sekitar Rp21,5 ribu triliun) atau turun 0,47% dengan volume Bitcoin US$31,2 miliar (sekitar Rp509 triliun) minus 6,96%.
Sementara dilihat dari Indeks Fear and Greed menampilkan angka 56 (Greed). Indeks Fear and Greed mengukur volatilitas, momentum/volume pasar, media sosial, survei, dominasi, dan tren pencarian Google untuk mengetahui sentimen pasar. Sedangkan Relative Strength Index (RSI / Indeks Kekuatan Relatif) ada di 46,94.
Nilai di atas 70 menandakan bahwa suatu aset dibeli secara berlebihan (overbought) dan kemungkinan besar akan mengalami tren berbalik atau koreksi harga – angka di bawah 30 menandakan bahwa suatu aset dijual secara berlebihan (oversold) atau dalam kondisi dinilai di bawah nilai normalnya (undervalued).
Baca Juga
Seiring Dengan Pelemahan Kripto, Meme Coin Donald Trump Ikut Terimbas
Volatilitas harga akibatkan ratusan juta dolar terlikuidasi di pasar kripto. Penurunan harga mengakibatkan likuidasi sebesar US$270 juta (sekitar Rp4,4 triliun) di pasar kripto dalam satu hari terakhir, demikian menurut laporan Blockworks. Kurang lebih US$238 juta (sekitar Rp3,9 triliun) berada dalam posisi long.
Posisi long di dunia keuangan adalah strategi investasi di mana investor membeli aset dengan ekspektasi bahwa nilai aset tersebut akan meningkat dari waktu ke waktu. Ketika posisi ini dilikuidasi, maka aset tersebut akan dijual, yang biasanya dalam posisi rugi, untuk menutup utang dan margin call, yang bisa semakin mendorong penurunan nilai aset.

