Pasar Kripto Mayoritas Menguat di Tengah Volatilitas
JAKARTA, investortrust.id - Ketakutan seputar pembayaran kembali kepada kreditur Mt Gox terus menimbulkan volatilitas ke pasar kripto. Mt Gox merupakan exchange kripto yang berbasis di Jepang. Mt Gox pernah menjadi salah satu bursa kripto terbesar sebelum runtuh pada tahun 2014.
Menilik data Coinmarketcap, Selasa (9/7/2024) pukul 07.00 WIB, Bitcoin (BTC) diperdagangkan pada harga sekitar US$ 56,666, naik sekitar 1,58% dalam 24 jam terakhir setelah melonjak ke US$ 58.000 selama akhir pekan. Ada rebound penting dari US$ 54.000 pada dini hari tadi.
Ethereum diperdagangkan sideways di sekitar angka US$ 3.000, sementara banyak alternative coin (altcoin) terus mengalami kemunduran yang lebih dalam.
Ketakutan terus mendominasi sentimen, dengan Indeks Ketakutan dan Keserakahan masih berada di kisaran Ketakutan.
Kapitalisasi pasar kripto global tercatat US$ 2,09 triliun, meningkat 1,70% dibandingkan hari terakhir. Total volume pasar kripto selama 24 jam terakhir adalah US$ 96,77 miliar, meningkat 78,30%. Total volume di DeFi saat ini US$ 6,07 miliar, 6,27% dari total volume pasar kripto 24 jam.
Baca Juga
Masih Diselimuti Ketidakpastian, Pasar Kripto Balik Arah Lagi ke Zona Merah
Volume semua koin stabil sekarang adalah US$ 90,61 miliar, yang merupakan 93,63% dari total volume pasar kripto 24 jam. Dominasi Bitcoin saat ini sebesar 53,58%, turun 0,46% sepanjang hari.
Di sisi lain, dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin mengalami arus masuk pada hari Jumat untuk pertama kalinya sejak kehancuran pasar, bahkan dengan harga BTC pada level yang ditekan. Hal ini dapat mengindikasikan bahwa beberapa investor membeli pada harga yang mereka anggap murah.
Berikut tiga koin yang menjadi trending:
1.Bitcoin (BTC)
2.Meme Cup (MEMECUP)
3.Notcoin (NOT)
Baca Juga
Berikut tiga koin yang menjadi top gainers:
1.Celestia (TIA)
2.Ethereum Name Service (ENS)
3.Bonk (BONK)
Berikut tiga koin yang menjadi top losers:
1.JasmyCoin (JASMY)
2.Avalanche (AVAX)
3.Internet Computer (ICP)

