Mandiri Sekuritas Jagokan ACES, HEAL, dan INTP
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/6/2024), diproyeksikan kembali lanjutkan trend bearish setelah breakdown dari SMA 200 D.
Mandiri Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan bahwa potensi penurunan lebih lanjut ditunjukkan atas berlanjutnya pelemahan indeks kemarin dan tak mampu untuk mempertahankan level support.
Baca Juga
BSD (BSDE) Borong Puluhan Juta Saham Duta Pertiwi (DUTI), Kepemilikan Publik Menyusut
Meski masih trend bearish, Mandiri Sekuritas masih menjagokan beberapa saham dengan potensi penguatan hari ini. Di antaranya, saham ACES direkomendasikan beli dengan target harga Rp 890, saham HEAL direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.370, dan saham INTP direkomendasikan beli dengan target Rp 8.000.
Pergerakan IHSG akan dipengaruhi penutupan bursa Wall Street semalam, yaitu Dow Jones ditutup melemah 0,31%. Sebaliknya indeks Nasdaq melesat 0,88% ke level tertinggi baru dan indesk S&P500 menguat 0,27%.
IHSG kemarin ditutup amblas sebanyak 65,86 poin (0,95%) menjadi 6.855,69. Pemodal asing juga kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,17 triliun, seperti saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 289,89 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 238,44 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 153,43 miliar.
Baca Juga
WSBP Update Proyek Pengaman Pantai Teluk Jakarta Senilai Rp 30,18 Miliar
Koreksi indeks kemarin dipicu penurunan mayoritas sektor saham, seperti sektor industry turun 2,45%, sektor consumer primer turun 1,07%, sektor keuangan melorot 1,08%, sektor properti turun 0,90%, dan sektor consumer non primer turun 0,68%. Sebaliknya penguatan hanya melanda saham sektor energi 0,14%.
Pelemahan indeks terjadi justru saat saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan penguatan Rp 650 (9,77%) menjadi 7.300.
Grafik IHSG

