Siap-Siap! BRI (BBRI) Bakal Pecahkan Lagi Rekor Laba Bersih Perbankan Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) optimistis mampu mencetak laba Rp 55 triliun hingga akhir 2023, tumbuh 7% dibanding akhir 2022 (yoy) yang mencapai Rp 51,4 triliun. Alhasil, BRI akan kembali memecahkan rekor laba bersih tertinggi perbankan Indonesia.
Tahun lalu, BRI membukukan laba bersih Rp 51,4 triliun, melonjak 67% (yoy). Pencapaian itu mengukuhkan posisi BRI sebagai bank yang menorehkan laba bersih tertinggi dalam sejarah perbankan Indonesia.
“Proyeksi dividen kami usahakan minimal 70% dari laba, sedangkan proyeksi laba tahun ini minimal Rp 55 triliun. Sebab, selama 9 bulan ini, kami sudah mengumpulkan laba Rp 44 triliun,” ujar Direktur Utama BRI, Sunarso saat Public Expose Live 2023 di Jakarta, Kamis (30/11/2023).
Baca Juga
Top! Kurang dari 4 Tahun Pengguna BRImo Melesat dari 2,9 Juta Jadi 30,4 Juta
Sunarso menegaskan, bank pelat merah itu akan terus mengoptimalkan modal melalui pertumbuhan. “Apabila disetujui nanti, disetujui untuk membagi dividen melalui dividen interim, kami akan sangat senang untuk melaksanakannya dan mengeksekusinya,” tegas dia.
Pada 2022, setoran dividen BRI kepada negara (APBN) mencapai Rp 23 triliun. BRI juga membayar pajak kepada negara sebesar Rp 12 triliun. Alhasil, total setoran emiten bersandi BBRI itu kepada negara tahun lalu mencapai Rp 35 triliun. Para pemegang saham publik menerima dividen BBRI senilai Rp 20 triliun.
Kualitas Kredit Membaik
Sunarso menjelaskan, BRI secara grup mencatatkan kinerja positif pada kuartal III-2023. Aset BRI secara konsolidasian tumbuh 9,93% (yoy) menjadi Rp 1.851,97 triliun. Pertumbuhan aset tersebut sejalan dengan perolehan laba dalam 9 bulan terakhir yang mencapai Rp 44,21 triliun, tumbuh 12,47% (yoy).
Baca Juga
Dari sisi kredit, menurut Sunarso, kualitas kredit BRI terus membaik. Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) BRI terjaga di level 3,07%, lebih baik dibandingkan kuartal III-2022 sebesar 3,09%. Sedangkan rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (DPK) atau loan to deposit ratio (LDR) terjaga di level 87,76% dengan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) sebesar 27,48%.
Sunarso menegaskan, BRI berhasil menjalankan transformasi bisnisnya. Salah satu bukti nyata transformasi BRI yang berdampak positif terhadap inklusi dan literasi keuangan masyarakat yaitu Super App BRImo. Aplikasi tersebut sudah digunakan 30,4 juta pengguna sejak diluncurkan pada Februari 2019. (CR-5)

