IHSG Sepekan Anjlok paling Dalam di Asia Pasifik hingga Saham Dibuang Asing Rp 4,81 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) anjlok mencapai 3,48% dalam sepekan dari 7.222,38 ke level terendah baru tahun ini 6.970,73. Penurunan indeks dipengaruhi atas kejatuhan sejumlah saham-saham berkapitalisasi pasar (market cap) jumbo.
IHSG pekan ini tercatat yang paling dalam kedua di Asean setelah bursa saham Filipina dengan koreksi 3,82%. Koreksi lainnya dicatatkan bursa saham FTSE Malaysia turun 3,48% dan SET indeks Thailand 1,40%. Bahkan, koreksi IHSG paling dalam urutan kedua di antara bursa-bursa saham di Asia Pacific.
Baca Juga
Data BEI mengungkap lompatan penjualan bersih (net sell) saham sepekan ini mencapai Rp 4,81 triliun. Angka tersebut lebih besar dari realisasi pekan lalu hanya RP 1,39 triliun. Berlanjutnya aksi jual investor asing tersebut menjadikan total net sell saham year to date (ytd) meningkat menjadi Rp 6,25 triliun.
Sumber: BEI
Sejumlah saham emiten kapitalisasi pasar besar yang anjlok pekan ini adalah saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan sumbangan terhadap penurunan indeks mencapai 117,39 poin. Saham BREN berdampak sangat besar terhadap gerak indeks didukung kapitalisasi pasar jumbo, sehingga koreksi hingga ARB tiga hari perdagangan sangat berimbas negatif terhadap IHSG.
Tekanan IHSG pekan ini juga datan dari saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan kontribusi terhadap penurunan IHSG sebanyak 59,34 poin, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai 34,34 poin, dan saham PT Astra International Tbk (ASII) menyumbang 26,29 poin terhadap pelemahan IHSG.
Baca Juga
RUPS Solusi Bangun (SMCB) Putuskan Tebar Dividen Rp 268,3 Miliar dan Ganti Dirut
Sedangkan beberapa saham penopang utama indeks pekan ini adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan kontribusi 112,62 poin, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) 13,08 poin, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebanyak 6,55 poin, dan PT Bank Mega Tbk (MEGA) 4,24 poin.
Dari sisi sektor saham, sektor infrastruktur anjlok mencapai 7,07% dalam sepekan utama diseret saham BREN setelah auto reject bawah (ARB) dalam tiga hari perdagangan. Disusul sektor industry turun 4,56%, sektor kesehatan turun 4,12%, sektor keuangan 1,28%, sektor consumer non primer turun 2,56%. Sebaliknya hanya saham sektor energi yang berhasil naik mencapai 0,61%.
Grafik IHSG Sepekan

