Meriah! Bulan Literasi Kripto 2024 Diikuti Lebih dari 10.000 Peserta
JAKARTA, investortrust.id - Serangkaian kegiatan yang digelar dalam Bulan Literasi Kripto (BLK) 2024 telah sukses berjalan dengan meriah. Total, ada lebih dari 10.000 peserta yang mengikuti agenda ini.
Agenda yang merupakan gagasan dari Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo - ABI), didukung oleh Kementerian Perdagangan RI, dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) sukses digelar sejak 2-30 Mei 2024.
Sekretaris Jenderal Aspakrindo - ABI, Malikulkusno Utomo mengatakan, agenda ini bertujuan untuk membangun pemahaman yang kuat dan memastikan investasi yang aman serta nyaman untuk inklusi finansial, serta mendorong pemberdayaan teknologi.
“Dengan 10.000 peserta yang berpartisipasi dalam acara ini, kami harapkan semakin membuka wawasan bagi masyarakat yang antusias terhadap investasi aset kripto di Indonesia,” katanya, dalam acara Closing Ceremony BLK 2024, di Jakarta, Kamis (30/5/2024).
Baca Juga
Rangkul Investor Kripto dalam Kampanye, Donald Trump: Masa Depan Kripto akan Dibuat di AS
Pria yang akrab disapa Dimas ini mengungkapkan, selama bulan Mei 2024, BLK telah melakukan serangkaian kegiatan, termasuk pembukaan, roadshow, dan closing ceremony seperti yang berlangsung pada Kamis malam (30/5/2024).
“Dalam acara pembuka, diisi oleh berbagai keynote speech bersama para ahli dan regulator industri kripto di Indonesia,” ujarnya.
Sedangkan pada kegiatan roadshow, lanjut Dimas, dilangsungkan pada 6-29 Mei 2024 di sembilan kota, yaitu Jakarta, Bandung, Tasikmalaya, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Medan, Bali, dan Balikpapan.
“Setiap roadshow berhasil menarik antusiasme dari para peserta dan komunitas kripto lokal, dengan jumlah registrasi mencapai 300 peserta per kota,” ucapnya.
Baca Juga
Bappebti Sasar Literasi Kripto ke Kalangan Baby Boomers dan Gen X
Rangkaian terakhir sekaligus menjadi puncak agenda BLK 2024 adalah closing ceremony. Acara ini terbuka untuk umum dan salah satunya dihadiri oleh Sekretaris Bappebti, Olvy Andrianita.
Olvy mengungkapkan, BLK 2024 dapat secara efektif memberikan edukasi untuk masyarakat terkait perdagangan aset kripto. “Walaupun BLK ditutup hari ini, literasi aset kripto belum usai dan harus terus digalakkan,” ucapnya.
Tak lupa ia juga mengingatkan jika pada dasarnya perdagangan aset kripto bersifat high risk and high return, sehingga masyarakat harus memahami mekanisme perdagangannya.
“Pilih pedagang yang terdaftar di Bappebti, melakukan riset terlebih dahulu serta paham dokumen perjanjiannya dan risiko yang timbul, serta jangan percaya pada janji keuntungan yang tetap atau tinggi,” ujar Olvy.

