Rangkul Investor Kripto dalam Kampanye, Donald Trump: Masa Depan Kripto akan Dibuat di AS
JAKARTA, investortrust.id - Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump secara drastis telah mengubah pendiriannya terhadap mata uang kripto selama beberapa tahun terakhir. Dari tidak mau berurusan dengan token pada tahun 2021 hingga menjanjikan dukungannya secara penuh terhadap kelas aset pada tahun 2024.
Perubahan tajam dalam sikap kebijakan ini telah menenangkan banyak pendukung aset kripto, yang bisa menjadi kelompok pemenangan Pemilu AS pada bulan November mendatang.
Pada Konvensi Nasional Libertarian di Washington DC, Trump berbicara kepada para pendukungnya dan menyoroti banyak hal yang akan dia berlakukan jika dia terpilih menjadi presiden. Salah satu pidatonya yang sangat menarik bagi komunitas kripto adalah ketika mantan presiden AS itu berbicara tentang apa yang akan dia lakukan dengan kripto sebagai presiden.
"Saya juga akan menghentikan upaya Joe Biden untuk menghancurkan kripto, kami akan menghentikannya. Saya akan memastikan bahwa masa depan kripto dan masa depan Bitcoin akan dibuat di AS, bukan dibawa ke luar negeri. Saya akan mendukung hak asuh mandiri bagi 50 juta pemegang kripto di negara ini. Saya mengatakan ini dengan suara Anda. Saya akan menjauhkan Elizabeth Warren dan anak buahnya dari Bitcoin Anda, dan saya tidak akan pernah mengizinkan penciptaan mata uang digital bank sentral," ujar Trump seperti dilansir dari Yahoo Finance, Kamis (30/5/2024).
Lebih lanjut, Trump menyinggung beberapa hal terkait kripto. Ketika menyebutkan pendirian Biden terhadap kripto, ia kemungkinan merujuk pada keputusan yang diambil pemerintahan Biden yang mencoba menghapus perusahaan pertambangan Bitcoin dari AS, serta potensi kenaikan pajak.
Administrasi dan ketua SEC Gary Gensler, juga menentang RUU FIT21, yang dirancang untuk memberikan kejelasan peraturan pada industri kripto.
Mengenai hak asuh sendiri, terdapat rumor bahwa pemerintah berpotensi mengakhiri praktik individu yang memiliki kendali penuh atas token mereka. Meskipun hal ini agak berlebihan dan hanya ada sedikit bukti yang mendukung bahwa hal ini bisa terjadi, Trump sangat menentang pelarangan hak asuh diri.
Selain itu, Trump juga menyebut Senator Elizabeth Warren yang sangat menentang kripto. Dia berpendapat bahwa hal ini membuka jalan bagi terorisme, karena mata uang dapat dikirim melintasi perbatasan tanpa perlu dilacak oleh pemerintah.
“Apapun yang dilakukan kongres untuk melegitimasi dan menumbuhkan pasar kripto harus memiliki perlindungan yang kuat, sehingga kita tidak meningkatkan peluang menghasilkan uang bagi Iran dan musuh lainnya,” kata Warren.
Trump melihat ini sebagai sebuah langkah berlebihan, bahkan dirinya bersumpah untuk menjauhkan Elizabeth Warren dan anak buahnya dari Bitcoin.
Akhirnya, gagasan mata uang digital bank sentral (CBDC) dibahas. Ada diskusi kuat mengenai penerapan CBDC oleh Federal Reserve, yang dapat menyederhanakan dan mengoptimalkan beberapa proses.
Namun, Gubernur Florida Ron DeSantis menyebut, beberapa anggota Partai Republik berpendapat bahwa hal ini hanya akan mengarah pada pengawasan orang Amerika dan pengendalian perilaku orang Amerika.
Di sisi lain, pidato Trump memperjelas pendiriannya terhadap kripto. Namun, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab. Sehingga, komunitas kripto akan memantau dengan cermat komentar kedua kandidat mengenai kripto saat Pemilu semakin dekat.

