Cek Rekening! ASII dan TLKM Cairkan Dividen Triliunan Rupiah Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Dua emiten blue chips, yaitu PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dijadwalkan melakukan pembayaran dividen tunai dengan nilai triliunan rupiah hari ini, Kamis (30/5/2024).
Bagi investor yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) penerima dividen ASII tanggal 15 Mei 2024 pukul 16.00 WIB, sepertinya perlu mengecek Rekening Dana Nasabah (RDN) di aplikasi investasi masing-masing.
Begitu pula dengan pemegang saham yang tercatat dalam DPS Telkom pada tanggal 17 Mei 2024, boleh juga mengecek RDN mereka hari ini. Transfer pembayaran dividen dilakukan ke rekening RDN investor pemegang saham ASII dan TLKM.
Sebagai catatan, ASII membagikan dividen sebesar Rp 421 per saham atau dengan total Rp 17,04 triliun atas perolehan laba bersih tahun buku 2023.
Baca Juga
Penjualan Otomotif Direvisi Turun, Bagaimana dengan Prospek Keuangan dan Saham Astra (ASII)?
ASII membukukan laba bersih tahun buku 2023 sebesar Rp 33,8 triliun, sementara porsi dividen tunai yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan akhir April 2024 lalu sebesar Rp 21 triliun atau Rp 519 per lembar.
Namun, sebesar Rp 98 per lembar saham atau Rp 3,97 triliun diantaranya merupakan dividen interim yang telah dibayarkan Perseroan pada 31 Oktorber 2023 lalu. Sehingga sisa dividen tunai yang akan dibayarkan sebesar Rp 421 per saham.
Sementara itu, TLKM membagikan dividen senilai total Rp 17,68 triliun atau Rp 178,5 per saham dari laba bersih tahun buku 2023 yang sejumlah Rp 24,55 triliun.
Dengan begitu dividend payout ratio (DPR) yang dibagikan Telkom tahun ini setara 72% dari laba bersih 2023. Jumlah dividen tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom Tahun Buku 2023.
Baca Juga
Fokus Transformasi, Dividen Telkom (TLKM) Tumbuh 6,5% YoY Menjadi Rp 17,68 Triliun
Tahun lalu, emiten pelat merah ini membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp 149,2 triliun atau tumbuh 1,3% dibanding periode sama tahun lalu (year on year/yoy). Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA) perseroan tercatat sebesar Rp 77,6 triliun dengan EBITDA margin pada 52%.
Sementara itu, laba bersih perseroan tumbuh dua digit sebesar 18,3% (yoy) menjadi Rp 24,6 triliun per akhir 2023. Pencapaian positif ini dikontribusi oleh pertumbuhan bisnis Data, Internet & IT Service yang tumbuh 6,5% (yoy) menjadi Rp 87,4 triliun.
Adapun IndiHome dan layanan Interkoneksi juga catat pertumbuhan pendapatan yang cukup memuaskan pada 2,7% (yoy) dan 7,0% (yoy).

