Gara-gara Empat Sahamnya Terjun, Kekayaan Prajogo Pangestu Melayang US$ 5,6 Miliar Pagi Ini
JAKARTA, investortrust.id – Nilai kekayaan Prajogo Pangestu melayang senilai US$ 5,6 miliar pagi ini dipicu penurunan dalam saham emiten miliknya, khususnya PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/5/2024).
Menguapnya kekayaan US$ 5,6 miliar tersebut menjadikan posisis Prajogo Pangestu terlempat dari peringkat orang kaya ke-22 di dunia menjadi ke-23. Nilai kekayaannya juga turun drastic dari semula sempat menyentuh US$ 73 miliar menjadi hanya US$ 67,3 miliar.
Baca Juga
Bahkan, berdasarkan data real time Forbes, Prajogo Pangestu tercatat sebagai pengusaha dengan nilai kekayaan dengan penurunan paling besar hari ini. Sedangkan Jansen Huang menjadi miliader dengan penambahan nilai kekayaan paling pesat hari ini mencapai US$ 6,4 miliar.
Faktor utama penurunan dalam nilai kekayaan Prajogo akibat anjloknya saham Barito Renewables (BREN) sampai auto reject bawah (ARB) usai suspensi sahamnya dicabut dan mulai diperdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (29/5/2024).
Baca Juga
Penguatan Harga Berlanjut, Emiten Prajogo Pangestu Sumbang 20% Market Cap BEI
Berdasarkan data perdagangan BEI, saham BREN anjlok hingga ARB senilai Rp 1.125 (10%) menjadi Rp 10.125 dengan volume perdagangan mencapai 28.524 lot saham BREN hingga pukul 10.30 WIB. Penurunan tersebut menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) BREN hangus Rp 151 triliun dalam sekejab menjadi Rp 1.354,58 triliun. Namun demikian, penurunan tersebut berdasarkan perdagangan intraday atau belum penutupan pasar.
Penurunan kekayaan Prajogo juga didukung anjlokya saham-saham emiten lain yang dikuasainya, seperti saham BRPT, CUAN, dan PTRO. Sebaliknya saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) satu-satunya yang masih bertahan naik mencapai Rp 225 (2,48%) menjadi Rp 9.300.
Grafik Saham Emiten Prajogo

