Lima Sahamnya Melesat! Kekayaan Prajogo Pangestu kian Menggunung Jadi Rp 949,32 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Nilai kekayaan Prajogo Pangestu kembali melesat dengan tambahan senilai US$ 2,6 miliar dalam sehari menjadi US$ 58,6 miliar atau setara dengan Rp 949,32 triliun (dengan nilai tukar Rp 16.200 per dolar AS), Senin (29/4/2024).
Dengan lompatan tersebut nilai kekayaan Prajogo, berdasarkan perhitungan Forbes real time, kian mendekati Charles Koch & family diperingkat 25 dunia dengan kekayaan US$ 59,8 miliar. Lompatan tersebut juga memperkuat posisi Prajogo sebagai orang terkaya di Indonesia dengan nilai kekayaannya kian jauh tinggalkan peringkat dua, Low Tuck Kwong, senilai US$ 25,9 miliar.
Baca Juga
Saat IHSG Melorot, Kekayaan Prajogo Pangestu justru Makin Tebal, Ternyata Ini Penopangnya
Lompatan nilai kekayaan tersebut tersebut didukung kenaikan seluruh saham emiten Prajogo sepanjang hari ini, yaitu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Petrosea Tbk (PTRO).
Berdasarkan data penutupan perdagangan saham BEI, saham BREN berhasil ditutup melesat Rp 400 (4,64%) ke level penutupan tertinggi baru Rp 9.025. Lompatan tersebut menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) BREN melesat menjadi Rp 1.207,41 triliun atau mendekati PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 1.208,09 triliun.
Pergerakan Harga Saham 5 Emiten Milik Prajogo
Begitu juga dengan saham TPIA menguat Rp 175 (2,39%) ke level penutupan ATH terbaru Rp 7.500. Penguatan tersebut menjadikan market cap TPIA melesat menjadi Rp 648,83 triliun atau berada di peringkat empat sebagai emiten dengan kapitalisasi terbesar di BEI dan mendekati market cap PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 685,29 triliun.
Selain kedua saham tersebut, saham emiten Prajogo lainnya BRPT ikut melesat Rp 80 (9,14%) menjadi Rp 955 pada penutupan perdagangan hari ini. Begitu juga dengan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melambung Rp 775 (12,16%) menjadi Rp 7.150.
Baca Juga
Top! IHSG Rebound 119 Poin, Saham Emiten Prajogo Jadi ‘Bintang’
Penguatan selanjutnya dicatatkan saham PTRO, yaitu emiten yang baru bergabung dengan grup Barito atau perusahaan Prajogo Pangestu, berhasil torehkan lompatan harga Rp 425 (8,06%) menjadi Rp 5.700.
Sedangkan berdasarkan data dari lima saham emtien grup Prajogo Pangestu, penguatan harga tertinggi dicatatkan saham TPIA sepanjang year to date (ytd) mencapai 28,21% dan disusul saham BREN sebanyak 19,14%.
Sebaliknya tiga saham lainnya yang dikendalikan Prajogo justru masih mencatatkan penurunan sepanjang ytd, yaitu saham CUAN masih anjlok 40,91%, saham BRPT masih turun 29,52%, dan saham PTRO masih turun 1,72%.

