Mandiri Sekuritas Kembali Jagokan AMMN dan UNVR
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/5/2024), diperkirakan lanjutkan pergerakan sideways dalam rentang 7.120 hingga 7.250.
Mandiri Sekuritas menyebutkan bahwa dengan adanya koreksi serta breakdown dari level 7.190 menjadikan pola pergerakan indeks dalam jangka pendek cenderung terkoreksi.
Meski demikian, Mandiri Sekuritas merekomendasikan beli dua saham berikut, yaitu saham AMMN dengan target harga Rp 12.600 dan saham UNVR dengan target harga Rp 3.370.
Baca Juga
BEI Cabut Suspensi Saham SRAJ dan SOLA, Pantau Pergerakan Keduanya
Kemarin, IHSG BEI ditutup anjlok sebanyak 45,96 poin (0,64%) menjadi 7.176,42. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,31 triliun. Penurunan tersebut dipicu atas koreksi sebanyak 367 saham dan 205 saham tidak mengalami perubahan harga. Sebaliknya hanya 207 saham ditutup menguat.
Sedangkan saham penekan utama indeks kemarin adalah empat saham emiten bank papan atas, yaitu saham BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Koreksi indeks juga dipicu atas penurunan empat saham emiten milik Prajogo Pangestu, yaitu saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 8,86% menjadi Rp 1.080, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) anjlok 10,49% menjadi Rp 7.250, PT Petrosea Tbk (PTRO) anjlok 11,17% menjadi Rp 7.950, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melemah 2,48% menjadi Rp 8.850.
Baca Juga
Medco (MEDC) Resmi Divestasi Kepemilikan Blok Migas di Libya
Sebaliknya tiga saham ini justru berhasil cetak penguatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) menguat Rp 260 (25%) menjadi Rp 1.300, PT Link Net Tbk (LINK) melesat Rp 215 (24,86%) menjadi Rp 1.080, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
Rp 2.100 (19,91%) menjadi Rp 12.650.
Grafik IHSG

